Perdebatan mengenai tenaga nuklir

Perdebatan mengenai tenaga nuklir adalah perdebatan yang sudah berlangsung sejak lama[1][2][3][4][5][6][7] perihal risiko dan manfaat menggunakan reaktor nuklir untuk menghasilkan listrik. Perdebatan tentang tenaga nuklir mencapai puncaknya pada tahun 1970-an dan 1980-an, karena semakin banyak reaktor yang dibangun dan mulai beroperasi, dan bahkan "menjadi yang paling sengit dalam sejarah kontroversi teknologi" di beberapa negara.[8][9] Sesudah itu, industri nuklir menciptakan lapangan pekerjaan, dan kekhawatiran soal bahaya nuklir mulai sirna. Namun, belakangan ini, debat ini kembali muncul pada abad ke-21.
Pendukung tenaga nuklir dan mereka yang peduli tentang perubahan iklim menyatakan bahwa tenaga nuklir bisa diandalkan, bebas emisi, berkapasitas tinggi, dan dapat menggantikan bahan bakar fosil. Di sisi lain, mereka yang menolak nuklir langsung menyebut dua kecelakaan nuklir yang menakutkan, bencana Chernobyl pada tahun 1986 dan selanjutnya bencana nuklir Fukushima Daiichi, ditambah dengan risiko terorisme untuk menyebutkan bahwa nuklir itu berbahaya.
Referensi
- ↑ Sunday Dialogue: Nuclear Energy, Pro and Con. New York Times. 25 February 2012.
- ↑ James J. MacKenzie. The Nuclear Power Controversy by Arthur W. Murphy. The Quarterly Review of Biology. December 1977. Vol. 52 (4). hlm. 467–8. doi:10.1086/410301.
- ↑ Walker, J. Samuel. Three Mile Island: A Nuclear Crisis in Historical Perspective. University of California Press. 10 January 2006. hlm. 10–11. ISBN 9780520246836.
- ↑ In February 2010 the nuclear power debate played out on the pages of the New York Times, see A Reasonable Bet on Nuclear Power and Revisiting Nuclear Power: A Debate and A Comeback for Nuclear Power?
- ↑ In July 2010 the nuclear power debate again played out on the pages of the New York Times, see We’re Not Ready Nuclear Energy: The Safety Issues
- ↑ François Diaz-Maurin. Going beyond the Nuclear Controversy. Environmental Science & Technology. 2014. Vol. 48 (1). hlm. 25–26. doi:10.1021/es405282z.
- ↑ François Diaz-Maurin. The unresolved controversy over nuclear power: A new approach from complexity theory. Global Environmental Change. 2015. Vol. 31 (C). hlm. 207–216. doi:10.1016/j.gloenvcha.2015.01.014.
- ↑ Herbert P. Kitschelt. Political Opportunity Structures and Political Protest: Anti-Nuclear Movements in Four Democracies. British Journal of Political Science. 2009. Vol. 16. hlm. 57. doi:10.1017/S000712340000380X.
- ↑ Jim Falk (1982). Fisi Global: Pertempuran Atas Tenaga Nuklir, Oxford University Press, halaman 323–340.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26884756 (2025-02-04T16:02:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.