Lompat ke isi

Peristiwa Tunguska

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Peristiwa Tunguska adalah ledakan besar yang terjadi di dekat Sungai Podkamennaya Tunguska di Kegubernuran Yeniseysk (sekarang Krai Krasnoyarsk), Rusia, pada pagi hari tanggal 30 Juni 1908.[1][2] Ledakan ini terjadi di Taiga Siberia Timur yang jarang penduduknya, meratakan sekitar 80 juta pohon di atas area hutan seluas . Laporan saksi mata menunjukkan bahwa setidaknya terdapat tiga orang yang kemungkinan tewas dalam peristiwa tersebut.[3][4][5][6][7] Ledakan itu umumnya dikaitkan dengan semburan udara dari meteoroid berbatu yang berukuran sekitar . Ledakan ini diklasifikasikan sebagai peristiwa tumbukan, meskipun tidak ada kawah tumbukan yang ditemukan. Objek yang mengakibatkan ledakan ini diperkirakan telah hancur pada ketinggian sehingga tidak menabrak permukaan Bumi secara langsung.[8]

Karena lokasi yang terpencil dan terbatasnya peralatan yang tersedia pada saat kejadian, penjelasan ilmiah tentang penyebab dan besarnya ledakan ini bergantung pada penilaian kerusakan dan studi geologi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian. Penelitian-penelitian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan yang berbeda mengenai ukuran objek penyebab ledakan, berkisar antara , tergantung pada apakah objek tersebut masuk dengan kecepatan rendah atau tinggi.[9] Diperkirakan bahwa gelombang kejut dari ledakan udara dalam peristiwa ini mencapai 5,0 skala Richter, dan perkiraan energinya berkisar antara 3–30 megaton TNT (13–126 petajoule). Ledakan sebesar ini akan mampu menghancurkan wilayah metropolitan yang besar.[10] Sejak peristiwa 1908, diperkirakan terdapat 1.000 lebih makalah ilmiah tentang ledakan Tunguska yang diterbitkan (kebanyakan dalam bahasa Rusia). Pada tahun 2013, tim peneliti menerbitkan hasil analisis sampel mikro dari rawa gambut di dekat pusat area yang terkena dampak ledakan. Sampel yang diteliti menunjukkan adanya fragmen yang mungkin berasal dari luar bumi.[11][12]

Pranala luar

Referensi

  1. Paolo Farinella. Probable asteroidal origin of the Tunguska Cosmic Body. Astronomy & Astrophysics. 2001. Vol. 377 (3). hlm. 1081–1097. doi:10.1051/0004-6361:20011054.
  2. C Trayner. Perplexities of the Tunguska meteorite. The Observatory. 1994. Vol. 114. hlm. 227–231.
  3. Sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia.
  4. Paul Jay. The Tunguska event. CBC News.
  5. Philip Coppins. The Tunguska explosion: an unexpected loud bang and explosion. philipcoppins.com.
  6. Reported Deaths and Injuries from Meteorite Impact. delong.typepad.com.
  7. P Jenniskens. Tunguska eyewitness accounts, injuries and casualties. Icarus. 2019. Vol. 327. hlm. 4–18. doi:10.1016/j.icarus.2019.01.001.
  8. Tunguska: The Largest Recent Impact Event. 14 November 2007.
  9. J. E. Lyne. Origin of the Tunguska Event. Nature. 1995. Vol. 375 (6533). hlm. 638–639. doi:10.1038/375638a0.
  10. Giuseppe Longo. Comet/Asteroid Impacts and Human Society, An Interdisciplinary Approach. Springer-Verlag. 2007. hlm. 303–330. ISBN 978-3-540-32709-7.
  11. Mark Peplow. Rock samples suggest meteor caused Tunguska blast. Nature. 10 June 2013.
  12. Victor Kvasnytsya. New evidence of meteoritic origin of the Tunguska cosmic body. Planet. Space Sci. 2013. Vol. 84. hlm. 131–140. doi:10.1016/j.pss.2013.05.003.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27967854 (2025-10-15T03:59:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.