Peristiwa kepunahan pada periode Kuarter
Pada periode Kuater, kepunahan terjadi pada sejumlah spesies yang umumnya berukuran besar, khususnya megafauna, yang beberapa diantaranya terjadi pada masa perpindahan dari zaman Pleistosen ke Holosen. Namun, kepunakan tersebut tidak berhenti pada akhir zaman Pleistosen tetapi berlanjut, khususnya di pulau-pulau terisolasi, pada peristiwa kepunahan pada periode Holosen. Salah satu penyebab utama yang diperkirakan oleh para paleontolog adalah perubahan iklim alam dan dibunuh oleh manusia, yang muncul pada masa Pleistosen Tengah dan bermigrasi ke beberapa wilayah di dunia pada masa Pleistosen Akhir dan Holosen. Penyebab lainnya adalah hipotesis predasi ordo kedua yang lebih berfokus pada kerusakan tak langsung yang disebabkan kompetisi berlebihan dari predator-predator non-manusoa. Merebaknya penyakit juga diperkirakan sebagai alasan yang dimungkinkan.
Peristiwa kepunahan pada zaman Pleistosen atau Zaman Es
Peristiwa kepunahan pada zaman Pleistosen Akhir merupakan kepunakan beberapa mamalia yang memiliki berat lebih dari 40 kg.
- Di Amerika Utara, sekitar 33 dari 45 genera mamalia besar menjadi punah.
- Di Amerika Selatan 46 dari 58
- Di Australia 15 dari 16
- Di Eropa 7 dari 23
- Di Afrika Subsahara hanya 2 dari 44
Referensi
Pranala luar
Hipotesis hiper-penyakit
Predasi ordo kedua
Pranala lainnya
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28483455 (2025-11-14T08:24:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.