Lompat ke isi

Perpustakaan Celsus

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Perpustakaan Celsus

Perpustakaan Celsus (bahasa Yunani: Βιβλιοθήκη του Κέλσου) adalah bangunan arsitektur Romawi Kuno di Efesus, Anatolia, yang terletak di dekat kota modern Selçuk, Provinsi İzmir, Turki bagian barat.[1][2][3] Bangunan ini dibangun pada tahun 110-an M atas perintah Tiberius Julius Aquila Polemaeanus, seorang consul Kekaisaran Romawi, sebagai monumen pemakaman untuk ayahnya, Tiberius Julius Celsus Polemaeanus, mantan prokonsul provinsi Asia.[4][5] Pembangunannya diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrianus, setelah kematian Aquila.[6][7]

Perpustakaan Celsus dianggap sebagai salah satu contoh penting arsitektur Romawi dan merupakan salah satu dari sedikit perpustakaan besar dunia kuno di wilayah Kekaisaran Romawi yang masih bertahan. Bangunan ini merupakan perpustakaan terbesar ketiga di dunia Yunani-Romawi setelah Perpustakaan Alexandria dan Perpustakaan Pergamon,[8] dengan perkiraan koleksi sekitar 12.000 gulungan naskah.[9][10] Celsus dimakamkan di ruang bawah tanah di bawah perpustakaan dalam sarkofagus marmer yang dihias.[11] Luas ruang interior bangunan ini sekitar 180 meter persegi (2.000 kaki persegi).[12]

Bagian dalam perpustakaan beserta seluruh isinya hancur dalam kebakaran yang diduga terjadi akibat gempa bumi atau invasi bangsa Goth pada tahun 262 M,[13] sementara fasadnya runtuh akibat gempa bumi pada abad ke-10 atau ke-11.[14][15] angunan ini kemudian berada dalam bentuk reruntuhan selama berabad-abad hingga fasadnya direkonstruksi oleh para arkeolog antara tahun 1970 dan 1978.[16]

Sejarah

Celsus memiliki karier militer dan politik yang sukses, termasuk pernah menjabat sebagai komandan dalam tentara Romawi sebelum terpilih sebagai konsul Kekaisaran Romawi pada tahun 92 M.[17] Ia merupakan seorang Yunani yang telah mengalami Romanisasi, berasal dari Sardis atau Efesus, dan berasal dari keluarga imam pemuja Roma.[18][19] Celsus termasuk salah satu orang pertama dari provinsi timur berbahasa Yunani di Kekaisaran Romawi yang menjabat sebagai konsul,[20][21] yaitu jabatan tertinggi yang dipilih dalam pemerintahan Romawi.[22] Celcus diperkirakan sebagai salah satu orang Yunani pertama yang menjadi senator Romawi, meskipun hal ini masih diperdebatkan dalam kajian akademik.[23] Setelah itu, ia diangkat sebagai prokonsul atau gubernur provinsi Asia, wilayah Romawi yang mencakup area yang kurang lebih setara dengan Turki modern.[24] Celcus juga pernah menjabat sebagai senator, konsul, dan praetor, dengan kenaikan jabatan yang relatif cepat, sebelum akhirnya pensiun dan kembali ke Efesus.[25]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber.
  2. Mark Cartwright. Library of Celsus. World History Encyclopedia. 2019-07-22.
  3. sumber.
  4. Dio Chrysostom: politics, letters, and philosophy. Oxford Univ. Press. 2007. hlm. 57. ISBN 978-0-19-925521-4.
  5. John Nicols. Vespasian and the partes Flavianae. Steiner. 1978. hlm. 109. ISBN 978-3-515-02393-1.
  6. R. R. R. Smith. Cultural Choice and Political Identity in Honorific Portrait Statues in the Greek East in the Second Century A.D. The Journal of Roman Studies. 1998-11. Vol. 88. hlm. 56–93. doi:10.2307/300805.
  7. Lionel Casson. Libraries in the ancient world. New Haven : Yale University Press. 2001. hlm. 115. ISBN 978-0-300-08809-0.
  8. Bill Humble. The Seven Churches of Asia. Gospel Advocate Company. 2002-03-13. hlm. 28. ISBN 978-0-89225-457-6.
  9. Nuria de Castilla. Libraries in the Manuscript Age. Walter de Gruyter GmbH & Co KG. 2023-02-20. ISBN 978-3-11-077977-6.
  10. Turkey: A Lonely Planet Travel Survival Kit. Lonely Planet Publications. 2009. hlm. 249.
  11. George M. A. Hanfmann. From Croesus to Constantine: the cities of western Asia Minor and their arts in Greek and Roman times. University of Michigan Press. 1975. hlm. 65. ISBN 978-0-472-08420-3.
  12. Mark Cartwright. Library of Celsus, Ephesus. World History Encyclopedia. 2012-06-18.
  13. DK. Ancient Rome: The Definitive Visual History. Penguin. 2023-04-25. hlm. 375. ISBN 978-0-7440-8586-0.
  14. Guy MacLean Rogers. The Mysteries of Artemis of Ephesos: Cult, Polis, and Change in the Graeco-Roman World. Yale University Press. 2012-11-27. ISBN 978-0-300-17863-0.
  15. Clive Foss. Ephesus after antiquity : a late antique, Byzantine, and Turkish city. Cambridge ; New York : Cambridge University Press. 1979. hlm. 134. ISBN 978-0-521-22085-9.
  16. Hartwig Schmidt, 'Reconstruction of Ancient Buildings', in Marta de la Torre (ed.), The Conservation of Archaeological Sites in the Mediterranean Region (Konferensi, 6–12 Mei 1995, Institut Konservasi Getty), Los Angeles: The Getty Conservation Institute, 1997, hlm. 46–47.
  17. R. R. R. Smith. Cultural Choice and Political Identity in Honorific Portrait Statues in the Greek East in the Second Century A.D. The Journal of Roman Studies. 1998-11. Vol. 88. hlm. 56–93. doi:10.2307/300805.
  18. Dio Chrysostom: politics, letters, and philosophy. Oxford Univ. Press. 2007. hlm. 57. ISBN 978-0-19-925521-4.
  19. John Nicols. Vespasian and the partes Flavianae. Steiner. 1978. hlm. 109. ISBN 978-3-515-02393-1.
  20. Dio Chrysostom: politics, letters, and philosophy. Oxford Univ. Press. 2007. hlm. 57. ISBN 978-0-19-925521-4.
  21. John Nicols. Vespasian and the partes Flavianae. Steiner. 1978. hlm. 109. ISBN 978-3-515-02393-1.
  22. Richard Wallace. The three worlds of Paul of Tarsus. Routledge. 1998. ISBN 978-0-415-13591-7.
  23. Susan Finley. Celsus Library of Ephesus: The Man and the City behind the Famous Façade. Libri. 2014-01-30. Vol. 64 (3). doi:10.1515/libri-2014-0021.
  24. R. R. R. Smith. Cultural Choice and Political Identity in Honorific Portrait Statues in the Greek East in the Second Century A.D. The Journal of Roman Studies. 1998-11. Vol. 88. hlm. 56–93. doi:10.2307/300805.
  25. Susan Finley. Celsus Library of Ephesus: The Man and the City behind the Famous Façade. Libri. 2014-01-30. Vol. 64 (3). doi:10.1515/libri-2014-0021.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29442109 (2026-07-11T03:01:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.