Petalit

Petalit, juga dikenal sebagai kastorit, adalah sebuah mineral litium aluminum fitosilikat dengan rumus LiAlSi4O10, yang mengkristal dalam sistem monoklinik. Petalit muncul sebagai kristal tabular dan massa kolumnar nirwarna, berwarna pink, abu-abu, kuning, kelabu kuning, hingga putih. Mineral ini terjadi pada pegmatit yang mengandung litium dengan spodumen, lepidolit, dan turmalin. Petalit adalah bijih litium yang penting, dan dikonversi menjadi spodumen dan kuarsa dengan memanaskannya hingga suhu ~500 °C dan di bawah tekanan 3 kbar dengan adanya fluida borosilikat alkali hidrat yang padat dengan komponen karbonat kecil.[1] Petalit (dan spodumen sekunder yang terbentuk darinya) memiliki kandungan besi yang lebih rendah daripada spodumen primer, sehingga menjadikannya sumber litium yang lebih berguna dalam, misalnya, produksi kaca. Varietas yang tidak berwarna sering digunakan sebagai batu permata.
Penemuan dan keterjadian
Petalit ditemukan pada tahun 1800, oleh seorang naturalis dan negarawan Brasil Jose Bonifacio de Andrada e Silva. Jenis lokalitas: Pulau Utö, Haninge, Stockholm, Swedia. Nama ini berasal dari kata dalam bahasa Yunani petalon, yang berarti 'daun', mengacu pada belahannya yang sempurna.[2][3][4]
Deposit petalit bernilai ekonomis ditemukan di dekat Kalgoorlie, Australia Barat; Aracuai, Minas Gerais, Brasil; Karibib, Namibia; Manitoba, Kanada; dan Bikita, Zimbabwe.
Aplikasi ekonomi penting pertama untuk petalite adalah sebagai bahan baku untuk peralatan masak keramik kaca CorningWare. Petalit juga telah digunakan sebagai bahan baku untuk glasir keramik.
Pranala luar
Referensi
- ↑ W. A. Deer. Framework silicates: silica minerals, feldspathoids and the zeolites. Geological Soc. 2004. hlm. 296. ISBN 978-1-86239-144-4.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ D'Andraba. Des caractères et des propriétés de plusieurs nouveaux minérauxde Suède et de Norwège , avec quelques observations chimiques faites sur ces substances. Journal de Physique, de Chimie, d'Histoire Naturelle, et des Arts. 1800. Vol. 51. hlm. 239.
- ↑ James Sowerby. Exotic mineralogy: Or, Coloured figures of foreign minerals: As a supplement to British mineralogy. 1811.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25252821 (2024-02-01T13:30:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.