Lompat ke isi

Pewarnaan Schaeffer-Fulton

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Pewarnaan Schaeffer-Fulton adalah teknik pewarnaan bakteri yang bertujuan untuk mengamati endospora. Pewarna utamanya adalah malasit hijau yang berwarna hijau dan safranin yang berwarna merah. Saat diamati dengan mikroskop, endospora akan tampak berwarna hijau, sementara anggota tubuh bakteri lainnya berwarna merah.

Prosedur

Dengan menggunakan teknik aseptik, ulasan bakteri ditempatkan pada kaca preparat, lalu dipanaskan. Kaca preparat kemudian dibubuhi pewarna hijau, lalu dipanaskan selama lima menit agar zat warna dapat menembus dinding keras endospora, untuk membuatnya jadi hijau. Setelah itu, kaca preparat dibilas dengan air selama tiga puluh detik agar dinding keras endospora tertutup lagi. Kaca preparat kemudian diwarnai dengan safranin encer selama dua menit, yang mewarnai sebagian besar badan mikroorganisme lainnya menjadi merah atau merah muda. Kaca preparat dibilas lagi, dan dikeringkan dengan kertas.

Setelah kering, hasil pewarnaan dapat dilihat di bawah mikroskop cahaya.

Sejarah

Prosedur ini dirancang oleh Alice B. Schaeffer dan MacDonald Fulton, dua ahli mikrobiologi di Middlebury College di Vermont, AS pada tahun 1930-an. Prosedur ini juga disebut sebagai metode Wirtz-Conklin, mengacu pada dua ahli bakteriologi era 1900-an.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21197957 (2022-06-06T00:54:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.