Pilinan ganda
Dalam biologi molekuler, pilinan ganda (atau heliks ganda, ulir rangkap, dan sebagainya; ) adalah struktur yang dibentuk molekul-molekul asam nukleat seperti DNA, yaitu berbentuk sepasang rantai atau uliran yang saling terpilin. Tiap uliran terdiri dari gugus-gugus gula deoksiribosa serta fosfat yang terangkai berselang-seling. Setiap gugus gula terikat dengan satu dari empat basa nukleotida: adenina (A), sitosina (C), guanina (G), atau timina (T). Kedua uliran dalam struktur ini terikat erat karena setiap basa dari satu uliran terikat dengan basa lain dari uliran pasangannya, dengan pola pasangan tetap yaitu adenina berpasangan dengan imina, dan sitosina berpasangan dengan guanina.[1]
Struktur ini adalah akibat dari struktur sekunder asam nukleat, dan menjadi komponen penting yang menentukan struktur tersiernya. Istilah ini diterjemahkan dari istilah bahasa Inggris yang dipopulerkan oleh ilmuwan James Watson dalam bukunya The Double Helix: A Personal Account of the Discovery of the Structure of DNA (1968).
Referensi
- ↑ Francis S. Collins, M.D., Ph.D. Double Helix. National Human Genome Research Institute.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18670511 (2021-07-13T06:44:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.