Lompat ke isi

Poli(etil metakrilat)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Poli(etil metakrilat) (PEMA) adalah hidrofobik polimer akrilat sintetik. PEMA memiliki sifat yang mirip dengan PMMA yang lebih umum, tetapi menghasilkan lebih sedikit panas selama polimerisasi, memiliki modulus elastisitas yang lebih rendah dan tekstur yang lebih lembut secara keseluruhan.[1] PEMA dimungkinkan divulkanisir menggunakan timbal oksida sebagai katalis[2] dan mengalami pelunakan dengan etanol.

PEMA digunakan sebagai bahan cetakan saluran telinga untuk pembuatan alat bantu dengar.[3][4] PEMA juga digunakan dalam kedokteran gigi sebagai bahan reline sisi kursi gigi tiruan untuk gigi palsu baik sebagian maupun lengkap serta kondisioner jaringan dengan gigi palsu yang didukung implan. PEMA juga digunakan sebagai komponen pelapisan dan pengawetan fosil[5] and for fabricating artificial nails [6]

Referensi

  1. Anusavice, Kenneth J. Phillips' science of dental materials 11th edition e-book. Elsevier/Saunders. 2003. ISBN 9781437724189.
  2. Document Display (PURL) NSCEP US EPA. nepis.epa.gov. hlm. 6–80.
  3. Krumenacker, Suzanne. Hearing aid dispensing training manual. 2019-03-13. hlm. 138. ISBN 9781635501322.
  4. Audiology. Treatment. Thieme. 2000. hlm. 79. ISBN 0865778590.
  5. Leiggi, Patrick May, Peter. Vertebrate paleontological techniques. Cambridge University Press. 2005. ISBN 0521459001.
  6. Textbook of Cosmetic Dermatology. 2010-10-15. doi:10.3109/9781841847641. ISBN 9780429110962.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28456784 (2025-11-13T09:39:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.