Polimorfisme nukleotida tunggal
Polimorfisme nukleotida tunggal (bahasa Inggris: single nucleotide polymorphism, disingkat: SNP, dibaca: "snip") adalah salah satu bentuk variasi materi genetik yang ditunjukkan oleh perbedaan nukleotida tunggal (adenin, timin, guanin, sitosin) di dalam susunan rangkaian basa DNA. Ini adalah salah satu bentuk paling umum dari variasi genetik manusia.[1]
Polimorfisme nukleotida tunggal dapat berperan sebagai penanda untuk identifikasi perubahan genetik pada populasi organisme. Perubahan ini dapat menyebabkan individu memiliki sifat tertentu atau menjadi lebih rentan terhadap penyakit. SNP dapat disebabkan oleh kerusakan pada DNA selama proses replikasi, akibat paparan faktor lingkungan seperti bahan kimia atau radiasi ultraviolet.[2]
Referensi
- ↑ What are single nucleotide polymorphisms (SNPs)? http://ghr.nlm.nih.gov/handbook/genomicresearch/snp
- ↑ Angela Mariana Lusiastuti. DETEKSI POLYMORPHISME DENGAN SUBSTITUSI NUKLEOTIDA TUNGGAL PADA Streptococcus agalactiae ISOLAT LOKAL INDONESIA. Media Akuakultur. 2015-12-31. Vol. 10 (2). hlm. 91. doi:10.15578/ma.10.2.2015.91-95.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29160862 (2026-04-24T15:19:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.