Lompat ke isi

Reaksi endergonik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Reaksi endergonik adalah reaksi kimia yang membutuhkan energi untuk memulai proses reaksinya. Endergonik termasuk reaksi endoterm yang berarti "menyerap energi dalam bentuk kerja". Hal ini ditandai dengan energi aktivasi yang lebih besar dibandingkan dari keseluruhan energi reaksi eksergonik.[1] Reaksi ini dapat terjadi pada proses pembentukan protein dan proses fotosintesis pada tumbuhan.

Dalam metabolisme, proses endergonik bersifat anabolik, artinya energi disimpan; dalam banyak proses anabolik seperti itu, energi disuplai dengan menggabungkan reaksi ke adenosin trifosfat (ATP) dan akibatnya menghasilkan energi tinggi, fosfat organik bermuatan negatif dan adenosin difosfat positif.

Proses Terjadinya Reaksi

Reaksi endergonik dapat dicapai jika mereka ditarik atau didorong oleh proses eksergonik (peningkatan stabilitas, perubahan energi bebas negatif). Tentu saja, dalam semua kasus, reaksi bersih dari sistem total (reaksi yang dipelajari ditambah reaksi penarik atau pendorong) adalah eksergonik.

Referensi

  1. Sandra Alters. Biology: Understanding Life. Jones & Bartlett Learning. 2000. ISBN 978-0-7637-0837-5.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26815179 (2025-01-20T02:32:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.