Lompat ke isi

Reaktor penelitian

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Reaktor penelitian (disebut juga: reaktor non-daya) adalah reaktor nuklir yang khusus digunakan untuk keperluan penelitian, pelatihan dan pendidikan. Fungsi reaktor nuklir berbeda dengan pembangkit listrik tenaga nuklir, karena tidak digunakan untuk menghasilkan energi listrik dalam skala besar. Reaktor penelitian utamanya menghasilkan neutron yang dimanfaatkan khususnya pada penelitian bidang fisika, kimia, kedokteran, industri, dan forensik.[1][2]

Kapasitas reaksi

Daya listrik yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada kisaran satuan Watt hingga MegaWatt. Kisaran satuan ini termasuk daya listrik pada tingkatan yang rendah. Di sisi lain, fluks neutron yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada tingkatan yang tinggi.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. Research Reactors, International Atomic Energy Agency
  2. Backgrounder on Research and Test Reactors, Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat
  3. Kuntoro, I., Pinem, S., dan Sembiring, T. M. Pengenalan Ilmu Fisika dalam Operasi Reaktor Nuklir. Penerbit BRIN. 2023. hlm. 3. ISBN 978-623-7425-28-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28069364 (2025-10-17T13:45:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.