Reseptor rasa
Reseptor rasa adalah sejenis reseptor seluler yang memfasilitasi sensasi rasa. Ketika makanan atau zat lainnya memasuki mulut, molekul-molekul berinteraksi dengan saliva dan berkontak dengan reseptor rasa di rongga mulut dan wilayah lainnya. Molekul yang memberi sensasi rasa dianggap sebagai "sapid".[1]
Reseptor rasa vertebrata terbagi menjadi dua famili:
- Tipe 1, manis, pertama diidentifikasi pada 2001:[2] –
- Tipe 2, pahit, pertama diidentifikasi 2000:[3] Pada manusia terdapat 25 jenis reseptor pahit yang diketahui, ada 12 pada kucing, 3 pada ayam, sementara tikus punya 35 reseptor berbeda.[4]
Referensi
- ↑ Hervé This. The Science of the Oven - Excerpt from Chapter 1. 2012.
- ↑ Mammalian sweet taste receptors. Cell. August 2001. Vol. 106 (3). hlm. 381–90. doi:10.1016/S0092-8674(01)00451-2.
- ↑ A novel family of mammalian taste receptors. Cell. March 2000. Vol. 100 (6). hlm. 693–702. doi:10.1016/S0092-8674(00)80705-9.
- ↑ Receptor Search. Bitter DB.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28920615 (2026-02-02T14:45:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.