Lompat ke isi

Sapi laut steller

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Hydrodamalis gigas skeleton - Finnish Museum of Natural History - DSC04529.JPG
Hydrodamalis gigas skeleton - Finnish Museum of Natural History - DSC04529

Sapi laut steller (Hydrodamalis gigas) adalah mamalia sirenia besar yang telah punah dan sebelumnya dapat ditemukan di pantai laut Bering di Asia. Sapi laut steller ditemukan di kepulauan Komander tahun 1741 oleh penyelidik alam Georg Steller, yang melakukan perjalanan dengan penjelajah Vitus Bering. Populasi kecil hidup di perairan Arktik di sekitar pulau Bering dan didekat pulau Medny. Namun, karena kedatangan manusia mereka hidup di pantai Pasifik utara.

Populasi sapi laut ada dalam jumlah yang kecil dan terbatas ketika Steller mendeskripsikan mereka. Steller mengatakan bahwa mereka ditemukan berkelompok, tetapi Stejneger memperkirakan terdapat lebih sedikit dari 1500 yang tersisa dan terancam punah karena diburu manusia.[1] Mereka dihabisi oleh pelaut, pemburu anjing laut, dan pedagang bulu yang mengikuti rute Bering ke Alaska, yang memburu mereka untuk makanan dan kulitnya yang digunakan untuk membuat kapal. Mereka juga diburu untuk lemaknya yang tidak hanya digunakan untuk makanan, tetapi juga sebagai lampu minyak karena tidak mengeluarkan asap atau bau dan dapat disimpan dalam waktu yang lama pada udara hangat. Pada tahun 1768, kurang dari 30 tahun sapi laut ini ditemukan, sapi laut Steller telah punah.

Fosil menandakan sapi laut Steller sebelumnya menyebar di pantai Pasifik utara, mencapai Jepang selatan dan California. Tibanya manusia merupakan salah satu akibat kepunahan sapi laut Steller.

Daftar pustaka

  • Anderson, P. 1995. Competition, predation, and the evolution and extinction of Steller's sea cow, Hydrodamalis gigas. Marine Mammal Science, 11: 391-394.
  • Database entry includes a brief justification of why this species is listed as extinct

Pranala luar

Referensi

  1. Caryn Self-Sullivan. Evolution of the Sirenia. Sirenian International. 2007.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28571179 (2025-11-20T15:43:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.