Lompat ke isi

Sel batang (penglihatan)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Sel batang () adalah Sel fotoreseptor di dalam retina yang dapat berfungsi pada kondisi cahaya yang redup. Sel batang berlawanan dengan sel kerucut. Pada umumnya terdapat sekitar 125 juta sel batang pada mata manusia. Sel ini lebih sensitif dibandingkan dengan sel kerucut sehingga sel inilah yang bertanggung jawab terhadap penglihatan dalam gelap.

Struktur dan fungsi

Sel batang memiliki bentuk sedikit lebih lebar dari sel kerucut, namun keduanya memiliki struktur dasar yang sama. Bagian pigmen ada di sebelah luar, terletak di jaringan epitel membentuk homeostasis sel. Pada ujung jaringan epitel ini terdapat banyak cakram bertumpuk. Sel batang memiliki daerah pigmen visual yang luas, sehingga memiliki kemampuan menyerap cahaya dengan baik. Karena sel batang hanya memiliki satu jenis yang sensitif terhadap cahaya, (sel kerucut memiliki tiga jenis pigmen atau lebih) sehingga sel batang tidak bisa membedakan warna.

Sensitivitas

Sel batang cukup sensitif untuk merespon seberkas foton, dan sensitivitasnya kira-kira 100 kali dibanding sel kerucut.


Sel batang juga bereaksi lebih lambat dibanding sel kerucut, rangsangan yang diterima akan di proses dalam waktu lebih dari 100 milidetik, sehingga walaupun sel batang lebih sensitif terhadap cahaya yang redup, namun sel batang kurang mampu mendeteksi objek yang bergerak cepat.

Percobaan yang dilakukan George wald]] menunjukkan bahwa sel batang paling sensitif pada panjang gelombang cahaya sekitar 498 nm (hijau-biru), dan tidak sensitif pada panjang gelombang lebih dari 640 nm (merah). Hal ini yang menjelaskan efek purkinje, saat cahaya meredup menjadi temaram, sel batang mengambil alih, dan sebelum warna objek benar benar hilang, puncak sensitifitas penglihatan beralih ke puncak sensitifitas sel batang (hijau-biru).


Lihat juga

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27582771 (2025-07-22T08:28:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.