Senjata energi terarah

Senjata energi terarah (Inggris: directed-energy weapon atau disingkat DEW) adalah senjata jarak jauh yang merusak targetnya dengan energi yang sangat terfokus tanpa menggunakan proyektil padat, termasuk laser, gelombang mikro, sinar partikel, dan gelombang suara. Aplikasi potensial dari teknologi ini mencakup senjata yang ditujukan pada personel, rudal, kendaraan, dan perangkat optik.[1][2]
Di Amerika Serikat, Pentagon, DARPA, Laboratorium Penelitian Angkatan Udara, Pusat Penelitian, Pengembangan dan Rekayasa Persenjataan Angkatan Darat Amerika Serikat, serta Laboratorium Penelitian Angkatan Laut Amerika Serikat sedang meneliti senjata energi terarah untuk menghadapi rudal balistik, rudal jelajah hipersonik, dan kendaraan luncur hipersonik. Sistem pertahanan rudal ini diperkirakan baru akan mulai beroperasi paling cepat pada pertengahan hingga akhir 2020-an.[3]
Referensi
- ↑ "Daily Telegraph, 12 September 2013", Golden Eye-style energy beam is developed by Nato scientists, 8 Oktober 2013
- ↑ "Milsat Magazine, Satnews Daily, 24 Juni 2009", U.S. Navy Laser Versus UAVs... Laser Wins..., 8 Oktober 2013
- ↑ Thaad-ER In Search Of A Mission – Aviationweek.com, 20 Januari 2015
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29130185 (2026-04-15T02:21:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.