Sertralin
Sertralin, dijual dengan merek Zoloft di Amerika Serikat atau Antipres, Fridep, Deptral, Serlof dan lainnya di Indonesia, adalah obat golongan antidepresan dari kelas penghambat penyerapan kembali serotonin selektif (SSRI). Obat golongan ini digunakan sebagai terapi gangguan depresi mayor, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan panik, gangguan stres pasca-trauma, gangguan disforik pramenstruasi, dan gangguan kecemasan sosial . Sertralin diadministrasikan per oral.
Efek samping yang umum termasuk kemungkinan diare, disfungsi seksual, dan masalah tidur. Sedangkan, efek samping yang serius termasuk kemungkinan peningkatan risiko bunuh diri pada mereka yang berusia kurang dari 25 tahun dan terjadinya sindrom serotonin. Tidak jelas apakah penggunaan selama kehamilan atau menyusui aman. Obat ini tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat golongan inhibitor MAO. Sertralin diyakini bekerja dengan cara meningkatkan efek hormon serotonin di otak.
Sertralin pertama kali disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1991 dan awalnya dijual oleh Pfizer. Saat ini, sertralin banyak tersedia sebagai obat generik. Sertralin termasuk ke dalam Daftar Obat Esensial yang dirumuskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Amerika Serikat, harga obat yang dijual grosir adalah $ AS 1,50 per bulannya pada 2018. Pada 2016, sertralin adalah obat psikiatri yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat, dengan lebih dari 37 juta resep diberikan. Sedangkan pada 2017, sertralin merupakan obat ke-14 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 38 juta resep diberikan.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29582635 (2026-08-15T11:40:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.