Lompat ke isi

Siklus matahari (penanggalan)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Siklus matahari adalah siklus 28 tahun dari kalender Julian dan 400 tahun dari Gregorian, dengan tahun kabisat yang terjadi setiap 4 tahun.[1][2] Siklus ini diinterupsi oleh tahun-tahun seperti 1800, 1900, 2100, 2200, 2300, dan 2500, yang memiliki efek melompati 16 tahun siklus matahari antara 28 Februari dan 1 Maret. Karena siklus Gregorian yang terdiri dari 400 tahun memiliki 146.097 hari, yaitu tepatnya 20.871 minggu, maka dapat dikatakan bahwa siklus matahari Gregorian berlangsung selama 400 tahun.[3]

Tahun kalender biasanya ditandai dengan huruf dominis yang menunjukkan hari Minggu pertama di tahun yang baru, yang dipakai ulang setiap 28 tahun.[4]

Kalender berbasis matahari pertama kali digunakan oleh bangsa Mesir, yang mendasarkannya pada terbitnya Bintang Sirius dan banjir Sungai Nil.[5]

Bacaan lanjutan

  • C. R. Cheney (rev. Michael Jones), 2012: Handbook of dates (2nd edition), CUP

Pranala luar

Referensi

  1. Stephen G. Christianson. The American Book of Days. H.W. Wilson. 2000. hlm. 875. ISBN 9780824209544.
  2. Alexander Philip. The Calendar: Its History, Structure and Improvement. Cambridge University Press. 2012. hlm. 45. ISBN 9781107640214.
  3. Stephen G. Christianson. The American Book of Days. H.W. Wilson. 2000. hlm. 875. ISBN 9780824209544.
  4. Jacques Ozanam. Recreations in mathematics and natural philosophy, recomposed by m. Montucla and tr. by C. Hutton. 1840. hlm. 486.
  5. solar calendar chronology Britannica. www.britannica.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26190222 (2024-08-19T13:17:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.