Silikona

- Artikel ini bukan mengenai silikon, sebuah unsur kimia.
Silikona, atau polisiloksan, adalah polimer inorganik yang terdiri dari tulang belakang silikon-oksigen (...-Si-O-Si-O-Si-O-...). Beberapa "side group" organik dapat digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih tulang belakang -Si-O- ini. Dengan memvariasikan panjang rantai -Si-O-, "side group", dan penghubung silang, silikone dapat disintesis menjadi beberapa jenis material, seperti, cairan, gel, dan karet.
Jenis paling umum adalah polidimetilsiloksan linear atau PDMS. Grup terbesar kedua dari material silikone berdasar pada resin silikone yang terbentuk oleh oligosiloxanes yang bercabang dan berbentuk-kandang.
Silikone tak berbau, tak berwarna, tahan air, tahan kimia, tahan oksidasi, stabil pada suhu tinggi, dan bukan konduktor listrik. Dia memiliki banyak kegunaan, seperti pelumas, lem, penyegel, gasket, implantasi buah dada, mainan seks dan Silly Putty.
Kontroversi besar muncul pada 1990-an yang mengkhawatirkan silikone dalam implantasi buah dada dapat menyebabkan beberapa penyakit.
Pranala luar
- Silicone Polymers (Virtual Chembook, Elmhurst College)
- Science of Silicone Polymers (Silicone Science On-line, Centre Européen des Silicones - CES)
- Silicon Chemistry (Silicon Chemistry Basics, Dow Corning)
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078297 (2025-10-17T18:19:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.