Skandium klorida

Skandium(III) klorida adalah senyawa anorganik dengan rumus ScCl3. Ini adalah senyawa ionik putih yang mudah meleleh, yang bersifat sangat larut dalam air.[1] Garam ini terutama diminati di laboratorium penelitian. Baik bentuk anhidrat maupun heksahidrat (ScCl3•6H2O) tersedia secara komersial.
Struktur
ScCl3 mengkristal dalam motif BiI3 berlapis, yang menonjolkan pusat skandium oktahedral.[2] Monomer ScCl3 adalah spesi dominan dalam fase uap pada 900 K, dimer Sc2Cl6 menyumbang sekitar 8%.[3] Spektrum difraksi elektron menunjukkan bahwa monomer adalah planar dan dimer memiliki dua penghubung atom Cl masing-masing Sc menjadi 4 koordinat.[4]
Reaksi
ScCl3 adalah asam Lewis yang menyerap air untuk menghasilkan kompleks aquo. Berdasarkan kristalografi sinar-X, salah satu hidrat tersebut adalah garam trans-[ScCl2(H2O)4]Cl·2H2O.[5] Dengan ligan yang kurang basa tetrahidrofuran, ScCl3 menghasilkan campuran ScCl3(TH)3 sebagai kristal putih. Kompleks yang larut dalam THF ini digunakan dalam sintesis senyawa organoskandium.[6] ScCl3 telah diubah menjadi garam dodesil sulfatnya, yang telah diselidiki sebagai "katalis gabungan surfaktan asam Lewis" (LASC) dalam reaksi mirip aldol.[7]
Reduksi
Skandium(III) klorida digunakan oleh Karl Fischer yang pertama kali membuat skandium logam dengan elektrolisis lelehan eutektik skandium(III) klorida dan garam lainnya pada 700-800 °C.[8]
ScCl3 bereaksi dengan logam skandium menghasilkan sejumlah klorida dimana skandium memiliki bilangan oksidasi <+3, ScCl, Sc7Cl10, Sc2Cl3, Sc5Cl8 dan Sc7Cl12.[9][10] Sebagai contoh, reduksi ScCl3 dengan logam skandium dengan adanya sesium klorida menghasilkan senyawa CsScCl3 yang mengandung rantai linier komposisi ScIICl3−, mengandung ScIICl6 oktahedra berbagi muka.[11]
Penggunaan
Skandium(III) klorida ditemukan di beberapa lampu halida, serat optik, keramik elektronik, dan laser.[12]
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Crystal Structure of ScCl 3 Refined from Powder Neutron Diffraction Data, Fjellvåg, H., Karen, P., Acta Chemica Scandinavica, 48, 294-297,
- ↑ Haaland A., Martinsen K-G, Shorokhov D.J, Girichev G.V., Sokolov V.I, J. Chem. Soc., Dalton Trans., 1998, 2787 - 2792,
- ↑ Haaland A., Martinsen K-G, Shorokhov D.J, Girichev G.V., Sokolov V.I, J. Chem. Soc., Dalton Trans., 1998, 2787 - 2792,
- ↑ The Rare Earth Elements, Fundamentals and Applications David A. Atwood, 2012, John Wiley & Sons Inc,
- ↑ Manzer, L. E., "Tetrahydrofuran Complexes of Selected Early Transition Metals", Inorganic Syntheses, 1982, volume 21, page 135-40.
- ↑ Kei Manabe. Effects of Lewis acid-surfactant-combined catalysts on aldol and Diels-Alder reactions in water. Tetrahedron. 1999. Vol. 55 (37). hlm. 11203–11208. doi:10.1016/S0040-4020(99)00642-0.
- ↑ Werner Fischer. Über das metallische Scandium. Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie. 1937. Vol. 231 (1–2). hlm. 54–62. doi:10.1002/zaac.19372310107.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ J.D. Corbett. Extended metal-metal bonding in halides of the early transition metals. Acc. Chem. Res. 1981. Vol. 14 (8). hlm. 239–246. doi:10.1021/ar00068a003.
- ↑ Gerd. Meyer. Reduced ternary halides of scandium: RbScX3 (X = chlorine, bromine) and CsScX3 (X = chlorine, bromine, iodine). Inorganic Chemistry. 1981. Vol. 20 (8). hlm. 2627–2631. doi:10.1021/ic50222a047.
- ↑ Metal Suppliers Online. (2000). Scandium Chloride
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29583725 (2026-08-15T15:46:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.