Lompat ke isi

Status konservasi NatureServe

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Sistem status konservasi NatureServe, diatur oleh NatureServe yang bekerja sama dengan Natural Heritage Network, dikembangkan di Amerika Serikat pada 1980-an oleh The Nature Conservancy (TNC) sebagai sarana untuk memberi peringkat atau mengkategorikan bahaya relatif spesies tanaman, hewan, atau organisme lain, serta komunitas ekologi alami, di tingkat global, nasional atau subnasional. Sistem ini juga disebut sebagai peringkat NatureServe, status NatureServe, atau peringkat Warisan Alam. Sementara The Nature Conservancy tidak lagi secara substansial terlibat dalam pemeliharaan peringkat ini, nama peringkat TNC kadang-kadang masih ditemukan.

Status konservasi ini pada dasarnya terbagi menjadi lima kategori:

  • 1 - Terancam Kritis (critically imperiled) - diberi bila terdapat hanya 5 atau kurang penampakan dari entitas, atau kurang dari 1000 individu tersisa
  • 2 - Terancam (imperiled) - umumnya mewakilkan 6 hingga 20 penampakan, atau 1001 hingga 3000 individu hidup
  • 3 - Rentan (vulnerable) - langka; umumnya mewakilkan 21 hingga 100 penampakan, atau 3001 hingga 10.000 inidvidu hidup.
  • 4 - Tampak Aman (apparently secure) - jarang ditemukan tetapi tidak langka, namun dengan beberapa faktor mengancam pada jangka panjang; umumnya mewakilkan lebih dari 101 penampakan, atau lebih dari 10.000 individu
  • 5 - Aman (secure) - umum, tersebar luas, dan tidak memiliki ancaman besar.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29476050 (2026-07-19T14:32:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.