Subsidensi (atmosfer)

Dalam meteorologi, subsidensi adalah pergerakan massa udara ke bawah secara perlahan di atmosfer. Fenomena ini skala luasnya biasanya berkaitan dengan sistem tekanan tinggi atau antisiklon.[1]
Mekanisme
Ketika massa udara bergerak turun menuju permukaan bumi, tekanan atmosfer yang lebih tinggi di lapisan bawah menyebabkan udara tersebut mengalami kompresi (pemampatan). Proses kompresi ini memanaskan suhu udara secara Proses adiabatik.
Karena udara yang hangat mampu menampung lebih banyak uap air, kelembapan relatif (relative humidity) di dalam massa udara tersebut akan menurun. Akibatnya, titik-titik air atau awan di area tersebut cenderung menguap dan menghilang. Oleh karena itu, wilayah atmosfer yang mengalami subsidensi umumnya ditandai dengan cuaca yang cerah, kering, dan minim pembentukan awan.
Referensi
- ↑ C. Donald Ahrens. Meteorology Today: An Introduction to Weather, Climate, and the Environment. Cengage Learning. 2022. ISBN 9780357452059.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29398822 (2026-06-29T05:44:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.