Lompat ke isi

Sudetan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Sudetan atau Sodetan adalah metode rekayasa sungai berupa saluran air atau sungai buatan untuk mencegah terjadinya banjir. Sudetan merupakan gabungan dari beberapa teknik yang bertujuan untuk memperlancar aliran air. Pertama adalah dengan memperbaiki aliran sungai yang secara alami berbentuk kelokan (meander) menjadi lebih lurus sehingga mempercepat aliran dan menghindari luapan air. Kemudian yang kedua adalah membagi aliran sungai yang debitnya besar. Ketika sungai tidak mampu lagi untuk menampung air, maka sebagian kecilnya akan dialirkan ke sudetan dan mengalir ke tempat lain. Metode sudetan sudah banyak diaplikasikan di Indonesia untuk mencegah terjadinya banjir.[1][2]

Beberapa contoh sudetan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:

Referensi

  1. Fuad Halim. APLIKASI METODE KONSEP REGIME PADA PERENCANAAN SUDETAN DI SUNGAI SARIO. Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING. Universitas Sam Ratulangi. 2011. Vol. 1 (1).
  2. Fatoni. Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat. TAGAR.co. 2026-01-18.
  3. Mus Purmadani. Menelusuri Sejarah Pembangunan Saluran Air di Surabaya, Pembangunan Pintu Air hingga Penjernihan Air. RADAR SURABAYA. 2025-02-17.
  4. Sudetan Kali Ciliwung Ke Kanal Banjir Timur Dioperasikan Tahun 2017. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian Pekerjaan Umum. 2015-10-12.
  5. Fatoni. Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat. TAGAR.co. 2026-01-18.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29416401 (2026-07-03T17:10:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.