Suhu atmosfer
Suhu atmosfer adalah ukuran suhu pada berbagai tingkat atmosfer Bumi. Suhu ini diatur oleh banyak faktor, seperti radiasi matahari yang masuk, kelembapan, dan ketinggian. Singkatan MAAT sering digunakan untuk Mean Annual Air Temperature (Suhu Udara Tahunan Rata-rata) suatu lokasi geografis.
Suhu udara dekat permukaan
Suhu udara di dekat permukaan Bumi diukur di observatorium meteorologi dan stasiun cuaca, biasanya menggunakan termometer yang ditempatkan di tempat perlindungan seperti layar Stevenson—tempat perlindungan instrumen bercat putih yang terstandardisasi dan berventilasi baik. Termometer harus diposisikan 1,25–2 m di atas tanah. Rincian pengaturan ini ditetapkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).
Rata-rata harian yang sebenarnya dapat diperoleh dari termograf yang merekam secara terus-menerus. Umumnya, suhu diperkirakan berdasarkan rata-rata pembacaan diskrit (misalnya pembacaan 24 jam sekali, empat pembacaan 6 jam sekali, dst.) atau dengan rata-rata pembacaan minimum dan maksimum harian (meskipun yang terakhir dapat menghasilkan suhu rata-rata hingga 1 °C lebih dingin atau lebih hangat daripada rata-rata sebenarnya, tergantung pada waktu pengamatan).[1]
Suhu udara permukaan rata-rata dunia adalah sekitar 14 °C.
Suhu global
Konsep suhu global umumnya digunakan dalam klimatologi, dan menunjukkan suhu rata-rata Bumi berdasarkan pengukuran permukaan,[2] dekat permukaan, atau troposfer. Catatan dan pengukuran suhu ini biasanya diperoleh menggunakan satelit atau pengukuran suhu instrumental di darat, kemudian dikompilasi menggunakan basis data atau model komputer. Suhu global jangka panjang dalam paleoklimatologi diketahui menggunakan data proksi.
Lihat pula
- Catatan suhu instrumental
- Emisivitas atmosfer Bumi
- Laju lelap
- Suhu ekuivalen
- Suhu kamar
- Suhu kecerahan
- Suhu semu
- Suhu udara beku
- Suhu udara luar, dalam penerbangan
- Suhu udara total, dalam penerbangan
- Termodinamika atmosfer
Referensi
- ↑ Donald G. Baker. Effect of Observation Time on Mean Temperature Estimation. Journal of Applied Meteorology. Juni 1975. Vol. 14 (4). hlm. 471–476. doi:10.1175/1520-0450(1975)014 2.0.CO;2.
- ↑ James E. Hansen. GISS Surface Temperature Analysis (GISTEMP). National Aeronautic and Space Administration. Goddard Institute for Space Studies.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27628607 (2025-08-02T15:29:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.