Lompat ke isi

Sungai bawah tanah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Caves entranceexit

Sungai bawah tanah adalah sungai yang mengalir sebagian atau seluruhnya di bawah tanah, dengan kata lain permukaan air dan tepi sungai tidak terekspos cahaya matahari.[1] Sungai bawah tanah tidak sama dengan air tanah dan akuifer di mana air mengalir tetapi tidak seperti sungai melainkan melalui retakan kecil bebatuan dan pori-pori tanah.

Sungai bawah tanah dapat dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup seperti ikan Amblyopsidae dan organisme troglobite yang telah beradaptasi dengan kegelapan total.[2]

Proses pembentukan

Sungai bawah tanah dapat terbentuk secara alami maupun buatan. Sungai bawah tanah buatan dapat merupakan hasil dari penutupan permukaan sungai atau pengalihan aliran sungai, yang biasanya merupakan bagian dari pembangunan kawasan urban.[3] Contoh sungai yang telah dialihkan arah alirannya yaitu Sungai Cheonggye di Seoul.[4][5]

Contoh sungai bawah tanah alami

Contoh sungai bawah tanah alami yaitu:

Contoh sungai bawah tanah buatan

Contoh sungai bawah tanah buatan yaitu:

Lihat juga

Referensi

  1. William Herbert Hobbs, Earth Features and Their Meaning: An Introduction to Geology for the Student and the General Reader, Macmillan, 1912, pages 182 and 189.
  2. William B. White and David C. Culver (eds), Encyclopedia of Caves, 2nd ed, Academic Press, 2012, ISBN 0123838339, p. 468.
  3. Richard J. Heggen: Underground Rivers from the River Styx to the Rio San Buenaventura with Occasional Diversions , University of New Mexico.
  4. Andrew C. Revkin. Rolling Back Pavement to Expose Watery Havens. New York Times. 16 July 2009.
  5. Donald Kirk. Seoul peels back concrete to let a river run freely once again. World>Asia Pacific. The Christian Science Monitor. 2005-10-13.
  6. http://www.gov.ph/2012/09/05/administrative-order-no-29-s-2012/

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28632760 (2025-11-27T06:54:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.