Lompat ke isi

Superego

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Id ego superego

Superego adalah bagian moral atau etis dari kepribadian.[1] Menurut referensi lain Superego adalah aspek kepribadian yang menampung semua standar internalisasi moral dan cita-cita yang kita peroleh dari kedua orang tua dan masyarakat, penentuan nilai benar dan salah dalam segala sesuatu.[2] Superego ini merupakan perwujudan internal dari nilai-nilai dan cita-cita tradisional masyarakat, sebagaimana diterangkan orang tua kepada anak dan dilaksanakan dengan cara memberinya hadiah atau hukuman.[3] Perhatiannya yang utama adalah memutuskankan apakah sesuatu dengan norma-norma moral yang diakui oleh wakil-wakil masyarakat.[4]

Kaitan antara Id, ego, superego, Superego dikendalikan oleh prinsip-prinsip moralitas dan idealistik yang bertentangan dengan prinsip kenikmatan dari id dan prinsip kenyataan dari ego.[5] Superego mencerminkan yang ideal dan bukan yang real, memperjuangkan kesempurnaan dan bukan kenikmatan.[6] Superego tumbuh dari ego dan seperti ego superego tidak memiliki energi dari dirinya sendiri.[7] Namun, superego tidak berhubungan dengan dunia luar dan dengan demikian tuntutannya untuk kesempurnaan tidak realistik.[8] Ada dua bagian superego Superego memiliki dua subsistem, yaitu suara hati (conscience) dan ego ideal.[9] Suara hati adalah hasil dari pengalaman dengan hukuman yang diberikan orang tua atas tingkah laku yang tidak tepat dan mengatakan kepada anak apa yang tidak boleh dilakukannya.[10] ego ideal berkembang dari pengalaman dengan hadiah-hadiah tingkah laku yang tepat dan mengatakan kepada anak apa yang harus dilakukannya.[11]

Fungsi pokok superego

Dalam superego terdapat beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:[12]

  1. Merintangi implus-impuls id, contoh impuls sek dan agresif, karena impuls tersebut tidak diterima masyarakat.[13]
  2. Mendorong ego untuk menggantikan tujuan-tujuan realistis dengan tujuan moralitas.[14]
  3. Mengejar kesempurnaan.[15]

Referensi

  1. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  2. ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
  3. ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
  4. ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.
  5. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  6. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  7. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  8. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  9. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  10. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  11. ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
  12. ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
  13. ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
  14. ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.
  15. ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28083088 (2025-10-17T20:51:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.