Lompat ke isi

Tablet (farmasi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:FlattenedRoundPills.jpg
Bentuk umum tablet

Tablet adalah sediaan padat yang dibuat dengan cara kempa-cetak memiliki bentuk rata atau cembung rangkap, umumnya bulat, mengandung satu jenis zat aktif atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.[1] Zat tambahan yang digunakan bisa berfungsi sebagai pengisi, pengembang, pengikat, pelicin, dan pembasah. Tablet digunakan untuk tujuan pengobatan lokal atau sistemik.[2]

Penggunaan tablet umumnya melalui oral (minum) terdapat pula sediaan tablet yang tidak melalui oral, adapun jenisnya sebagai berikut:[3]

  1. Tablet Bukal
  2. Tablet Sublingual
  3. Tablet Implantasi
  4. Teblet Hipodermik

Bacaan lanjutan

  • Hiestand, E.N., 2003. Mechanics and physical principles for powders and compacts. West Lafayette, IN: SSCI.
  • Kibbe, A.H., ed. (2000). Handbook of Pharmaceutical Excipients. 3rd ed. Washington, DC & London: American Pharmaceutical Association & Pharmaceutical Press.
  • USP 26: The United States Pharmacopeia[26th ed.]; NF 21: The National Formulary [21st ed.] (USP25/NF20). Rockville, MD: United States Pharmacopeia Convention, 2002. . .

Referensi

  1. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.
  2. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.
  3. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29454886 (2026-07-13T23:45:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.