Tata koordinat langit
Di dalam astronomi, tata koordinat langit adalah tata koordinat yang digunakan untuk memetakan posisi di langit. Umumnya digunakan dua koordinat yang didefinisikan pada dua lingkaran besar acuan pada bola langit dan dinyatakan dalam satuan sudut. Kedua lingkaran besar tersebut adalah:
- bidang fundamental: yaitu lingkaran besar yang tegak lurus garis penghubung kedua kutub tata koordinat. Koordinat pertama dihitung dari bidang fundamental ke arah kutub atau sebaliknya.
- lingkaran bujur nol: yaitu lingkaran besar yang melewati kedua kutub tata koordinat dan didefinisikan sebagai titik awal. Koordinat kedua dihitung dari lingkaran bujur nol ke lingkaran bujur objek.
Tata koordinat langit hanya menaruh perhatian pada "arah" letak sebuah benda langit saja, dan tidak memperhitungkan jarak benda langit tersebut.
Tata koordinat
| Tata koordinat | Bidang fundamental (0ºvertikal) | Kutub-kutub | Koordinat | Epoch |
|---|---|---|---|---|
| Horizon | horizon | zenith dan nadir | ketinggian - azimuth | |
| Ekuator | ekuator langit | kutub-kutub langit | deklinasi - asensio rekta atau sudut waktu | B1950, J2000 |
| Ekliptika | ekliptika | kutub-kutub ekliptika | lintang ekliptika - bujur ekliptika | |
| Galaksi | bidang galaksi | kutub-kutub galaksi | ||
| Supergalaksi | bidang supergalaksi | kutub-kutub supergalaksi |
Lihat pula
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29215157 (2026-05-11T12:11:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.