Tata tempat (Singapura)
Tampilan
Tata tempat di Singapura adalah hierarki nominal dan simbolik dari posisi-posisi penting dalam Pemerintah Singapura. Ia tidak memiliki kedudukan hukum tetapi digunakan untuk mendikte protokol seremonial pada acara-acara yang bersifat nasional. Daftar resmi diumumkan pada tahun 1967, dua tahun setelah Kemerdekaan.[1]
Tata tempat di Singapura
| Nomor | Pejabat |
|---|---|
| 1 | Presiden |
| 2 | Perdana Menteri |
| 3 | Wakil Perdana Menteri |
| 4 | Menteri Senior |
| 5 | Ketua Mahkamah Agung |
| 6 | Ketua Parlemen |
| 7 | Mantan Presiden |
| 8 | Mantan Perdana Menteri |
| 9 | Menteri |
| 10 | Duta Besar/Komisioner Tinggi Negara Asing |
| Duta Besar/Komisioner Tinggi Republik Singapura | |
| Kuasa Usaha Negara Asing | |
| 11 | Pemilik tanda kehormatan – Darjah Temasek |
| 12 | Jaksa Agung |
| 13 | Ketua, Komisi Pelayanan Publik |
| 14 | Hakim Mahkamah Agung |
| Hakim Pengadilan Negeri | |
| 15 | Wakil Ketua Parlemen |
| 16 | Sekretaris Parlemen |
| 17 | Pemimpin Oposisi di Parlemen |
| 18 | Anggota Parlemen |
Lihat juga
Referensi
- ↑ Singapore order of precedence. The Straits Times. 1967-08-17.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 17735597 (2020-12-20T10:16:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.