Lompat ke isi

Tenaga panas bumi di Italia

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Larderello dengan salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Italia

Tenaga panas bumi menyumbang sekitar 1,6-1,8% dari total produksi energi listrik di Italia dan sekitar 7% dari total energi terbarukan yang dihasilkan pada tahun 2010.[1] Total energi yang diperoleh dari tenaga geotermal mencapai 5.660 GWh pada tahun 2015. Italia adalah negara dengan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar keenam di dunia.[2]

Terdapat 33 pembangkit panas bumi aktif dengan total kapasitas 772 MW. Semua pembangkit listrik ini berada di Grosseto, Pisa, dan Siena.[3] Provinsi Pisa sendiri menyumbang lebih dari setengah produksi tenaga panas bumi nasional.

Sejarah

Pada abad ke-20, permintaan listrik membuat pemerintah mempertimbangkan pemanfaatkan tenaga panas bumi. Pangeran Piero Ginori Conti menguji pembangkit listrik tenaga panas bumi pertama pada 4 Juli 1904 di Larderello, Pisa. Percobaan ini berhasil menyalakan empat bola lampu.[4] Kemudian, pada tahun 1911, pembangkit listrik tenaga panas bumi komersial pertama di dunia dibangun di sana. Generator eksperimental dibangun di negara-negara lain pada era 1920-an, tetapi Italia adalah satu-satunya penghasil listrik panas bumi di dunia sampai tahun 1958.

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Rapporto Statistico 2010. Statistiche sulle fonti rinnovabili. Gestore Servizi Energetici (GSE).
  2. Lihat listrik panas bumi .
  3. Rapporto Statistico 2010. Statistiche sulle fonti rinnovabili. Gestore Servizi Energetici (GSE).
  4. Tiwari, G. N.; Ghosal, M. K. Renewable Energy Resources: Basic Principles and Applications. Alpha Science Int'l Ltd., 2005

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25024147 (2023-12-17T18:40:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.