Lompat ke isi

Teniposida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Teniposida adalah obat kemoterapi yang digunakan dalam pengobatan leukemia limfositik akut (ALL) pada anak-anak, limfoma Hodgkin, tumor otak tertentu, dan jenis kanker lainnya. Obat ini termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai turunan podofilotoksin dan memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Kegunaan medis

Teniposida digunakan untuk pengobatan sejumlah jenis kanker pada anak-anak. Di AS, obat ini disetujui untuk terapi lini kedua leukemia limfositik akut (ALL) dalam kombinasi dengan obat antineoplastik lainnya. Di Eropa, obat ini juga disetujui untuk pengobatan limfoma Hodgkin, limfoma ganas umum, sarkoma retikulosit, leukemia akut, tumor otak primer (glioblastoma, ependimoma, astrositoma), kanker kandung kemih, neuroblastoma, dan tumor padat lainnya pada anak-anak.

Pemberian

Obat ini disuntikkan melalui vena dan menimbulkan rasa terbakar jika bocor di bawah kulit. Obat ini dapat digunakan dalam kombinasi dengan obat antikanker lainnya.

Kontraindikasi

Obat ini dikontraindikasikan selama kehamilan dan menyusui, pada pasien dengan gangguan hati atau ginjal berat atau gangguan hemopoesis berat.

Efek samping

Bila digunakan bersama agen kemoterapi lain untuk pengobatan ALL, teniposida mengakibatkan supresi sumsum tulang yang parah. Efek samping umum lainnya termasuk toksisitas gastrointestinal, reaksi hipersensitivitas, dan alopesia reversibel.

Interaksi

Tidak ada studi interaksi sistematis yang tersedia. Penginduksi enzim fenobarbital dan fenitoin telah ditemukan dapat menurunkan konsentrasi plasma darahnya. Interaksi yang mungkin terjadi secara teoretis termasuk peningkatan konsentrasi plasma ketika dikombinasikan dengan natrium salisilat, sulfametizol atau tolbutamid, yang menggantikan teniposida dari pengikatan protein plasma, setidaknya secara in vitro.

Farmakologi

Mekanisme kerja

Teniposida menyebabkan kerusakan untai tunggal dan ganda pada DNA dan ikatan silang DNA-protein yang bergantung pada dosis. Zat ini diketahui bertindak sebagai penghambat topoisomerase II (enzim yang membantu pelepasan DNA),

Kimia

Teniposida adalah turunan semisintetik podofilotoksin dari Podophyllum peltatum. Lebih khusus lagi, ini adalah glikosida podofilotoksin dengan turunan D-glukosa. Secara kimiawi ini mirip dengan obat antikanker etoposida, yang dibedakan hanya oleh sisa tienil sedangkan etoposida memiliki metil. Kedua senyawa ini telah dikembangkan dengan tujuan untuk menciptakan turunan podofilotoksin yang kurang beracun.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29587099 (2026-08-16T07:14:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.