Lompat ke isi

Tepi tenun

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Tepi tenun adalah tepi "selesai sendiri" dari sepotong kain yang menjaganya agar tidak terurai dan berjumbai. [1] [2] Istilah "selesai sendiri" berarti bahwa bagian tepinya tidak memerlukan pekerjaan finishing tambahan, seperti kelim atau kain serong, untuk mencegah keretakan.

Pada kain tenun, tepi tenun adalah bagian tepi yang sejajar dengan lungsin (benang memanjang yang membentang di sepanjang kain), dan dibuat oleh benang pakan yang dilingkarkan ke belakang di akhir setiap baris. Pada kain rajutan, tepi tenun adalah tepi yang belum selesai tetapi kokoh secara struktural yang tidak dicetak atau diikat. [3] [4] Secara historis, istilah tepi tenun hanya diterapkan pada kain tenun tenun, tetapi kini dapat diterapkan pada kain rajutan datar.

Referensi

  1. Laura Ehrlich. The complete idiot's guide to quilting illustrated. Alpha Books. 2004. hlm. 57. ISBN 1-59257-201-4.
  2. Handbook of technical textiles. The Textile Institute/CRC Press/Woodhead Publishing. 2000. hlm. 74–75. ISBN 1-85573-385-4.
  3. Barbara Breiter. The Complete Idiot's Guide to Knitting and Crocheting Illustrated. Alpha Books. 2003. hlm. 168–169. ISBN 1-59257-089-5.
  4. ((McCall's Editors)). McCall's Sewing Book. Random House. 1968. hlm. 198, 224.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28497234 (2025-11-15T03:51:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.