Lompat ke isi

Teratai jeli

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:BraseniaAlt.jpg
BraseniaAlt

Brasenia merupakan genus tumbuhan air yang termasuk dalam famili Cabombaceae, yang didalamnya hanya terdiri dari satu spesies saja yakni Brasenia schreberi atau disebut dengan teratai jeli.[1] Tumbuhan ini tersebar luas di Amerika Utara, Hindia Barat, Amerika Selatan bagian utara (Venezuela & Guyana), Asia timur (Cina, Jepang, Korea, & Krai Primorsky), Australia, anak benua India, dan sebagian Afrika.[2][3][4][5][6][7][8]

Teratai jeli merupakan tumbuhan air menahun dengan daun peltate terapung dan batang berimpang. Hal ini dikenali dari daunnya yang berwarna hijau cerah, bunga kecil berwarna ungu yang mekar dari bulan Juni hingga September; serta lendir tebal yang menutupi seluruh tubuh yang terendam air termasuk bagian bawah daun, batang, dan tunas yang sedang berkembang. Lendir ini mungkin merupakan sifat pertahanan antiherbivora,[9] mungkin untuk mencegah siput. Teratai jeli tumbuh di perairan dangkal danau, sungai, dan kolam biwara, terutama di perairan yang agak asam.


Kegunaan

Teratai jeli dibudidayakan sebagai sayuran di Cina (dikenal sebagai chúncài ) dan digunakan di Hangzhou dalam makanan khas lokal yang terkenal yakni "Sup Perisai Air Danau Barat".[10]

Lendir yang dihasilkannya terbukti memiliki sifat anti-alga dan anti-bakteri yang mungkin berguna sebagai pengendali gulma alami.[11]

Sejarah

Tumbuhan ini muncul pada masa interglasial di Eropa, namun seperti banyak spesies dan genus tumbuhan air lainnya, spesies ini tidak ditemukan di sana saat ini.[12]

Referensi

  1. Sri Rahayu. Teratai Jeli ( Brasenia schreberi J.F. Gmel) di Pulau Samosir. Mei 2018. Vol. 16 (1).
  2. Kew World Checklist of Selected Plant Families
  3. Biota of North America Program, 2013 county distribution map
  4. Flora of China Vol. 6 Page 119, chun cai shu, Brasenia Schreber, Gen. Pl. 1: 372. 1789.
  5. Iwatsuki, K., Boufford, D.E. & Ohba, H. (eds.) (2006). Flora of Japan IIa: 1-550. Kodansha Ltd., Tokyo.
  6. Hokche, O., Berry, P.E. & Huber, O. (eds.) (2008). Nuevo Catálogo de la Flora Vascular de Venezuela: 1-859. Fundación Instituto Botánico de Venezuela.
  7. Figueiredo, E. & Smith, G.F. (2008). Plants of Angola. Strelitzia 22: 1-279. National Botanical Institute, Pretoria.
  8. Acevedo-Rodríguez, P. & Strong, M.T. (2012). Catalogue of seed plants of the West Indies. Smithsonian Contributions to Botany 98: 1-1192.
  9. Keddy, P.A. 2010. Wetland Ecology: Principles and Conservation (2nd edition). Cambridge University Press, Cambridge, UK. Figure 6.9
  10. Hangzhou Cuisine.
  11. Stella D. Elakovich. An examination of the phytotoxicity of the water shield,Brasenia schreberi. Journal of Chemical Ecology. September 1987. Vol. 13 (9). hlm. 1935–1940. doi:10.1007/BF01014676.
  12. Sculthorpe, C. D. 1967. The Biology of Aquatic Vascular Plants. Reprinted 1985 Edward Arnold, by London. p. 404.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28108727 (2025-10-18T09:51:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.