Titanium(II) oksida

Titanium(II) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dari titanium dan oksigen dengan rumus kimia TiO. Senyawa ini dapat dibuat dari titanium(IV) oksida dan logam titanium pada suhu 1500 °C.[1] Senyawa ini bersifat non-stoikiometris dalam kisaran TiO0,7 hingga TiO1,3 dan hal ini disebabkan oleh kekosongan Ti atau O dalam struktur garam batu yang cacat.[2] Dalam TiO murni, 15% dari situs Ti dan O kosong,[3] karena kekosongan tersebut memungkinkan ikatan logam-logam antara pusat Ti yang berdekatan. Penganilan yang hati-hati dapat menyebabkan penataan kekosongan yang menghasilkan bentuk monoklinik yang memiliki 5 unit TiO dalam sel sederhana yang menunjukkan resistivitas yang lebih rendah.[4] Bentuk suhu tinggi dengan atom titanium dengan koordinasi prisma trigonal juga dikenal.[5] Larutan asam TiO stabil untuk waktu yang singkat, kemudian terurai menghasilkan hidrogen:[6]
- 2 Ti2+(aq) + 2 H+(aq) → 2 Ti3+(aq) + H2(g)
TiO fase gas menunjukkan pita yang kuat dalam spektrum optik bintang dingin (kelas M).[7][8] Pada tahun 2017, TiO diklaim terdeteksi di atmosfer suatu eksoplanet untuk pertama kalinya; suatu hasil yang masih diperdebatkan dalam literatur.[9][10] Selain itu, bukti telah diperoleh untuk keberadaan molekul diatomik TiO di medium antarbintang.[11]
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ M. D. Banus. Electrical and Magnetic Properties of TiO and VO. Physical Review B. American Physical Society (APS). 15 April 1972. Vol. 5 (8). hlm. 2775–2784. doi:10.1103/physrevb.5.2775.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Uffe G. Jorgensen. Effects of TiO in stellar atmospheres. Astronomy and Astrophysics. April 1994. Vol. 284 (1). hlm. 179–186.
- ↑ Spectral classification of late-type dwarfs.
- ↑ Elyar Sedaghati. Detection of titanium oxide in the atmosphere of a hot Jupiter. Nature. 14 September 2017. Vol. 549 (7671). hlm. 238–241. doi:10.1038/nature23651.
- ↑ Nestor Espinoza. ACCESS: A featureless optical transmission spectrum for WASP-19b from Magellan/IMACS. MNRAS. January 2019. Vol. 482 (2). hlm. 2065–2087. doi:10.1093/mnras/sty2691.
- ↑ H. M. Dyck. The Effect of TiO Absorption on Optical and Infrared Angular Diameters of Cool Stars. The Astronomical Journal. American Astronomical Society. 2002. Vol. 124 (1). hlm. 541–545. doi:10.1086/341039.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29589212 (2026-08-16T15:24:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.