Titanium(III) oksida

Titanium(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Ti2O3. Padatan semikonduktor berwarna hitam ini dibuat dengan mereduksi titanium(IV) oksida dengan logam titanium pada suhu 1600 °C.[1]
Ti2O3 mengadopsi struktur Al2O3 (korundum).[2] Senyawa ini reaktif terhadap oksidator.[3] Pada suhu sekitar 200 °C, terjadi transisi dari semikonduktor menjadi konduktor logam.[4] Titanium(III) oksida terjadi secara alami sebagai mineral yang sangat langka dalam bentuk tistarit.[5]
Titanium(III) oksida lainnya meliputi LiTi2O4 dan LiTiO2.[6]
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Mindat, http://www.mindat.org/min-38695.html
- ↑ T.A. Hewston. A Survey of first-row ternary oxides LiMO2 (M = Sc-Cu). Journal of Physics and Chemistry of Solids. 1987. Vol. 48 (2). hlm. 97–108. doi:10.1016/0022-3697(87)90076-X.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29589198 (2026-08-16T15:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.