Titik balik matahari
Titik balik Matahari adalah peristiwa yang terjadi ketika Matahari tampak mencapai ekskursi paling utara atau selatan relatif terhadap ekuator langit pada bola langit. Dua titik balik matahari terjadi setiap tahun, yakni sekitar 21 Juni dan 22 Desember. Di banyak negara, musim dalam setahun ditentukan dengan mengacu pada titik balik matahari dan ekuinoks.
Istilah titik balik matahari juga dapat digunakan dalam arti yang lebih luas, seperti hari ketika peristiwa ini terjadi. Hari titik balik matahari di kedua belahan bumi memiliki sinar matahari paling banyak dalam setahun (titik balik musim panas) atau sinar matahari paling sedikit dalam setahun (titik balik musim dingin) untuk tempat lain selain di Khatulistiwa. Istilah alternatif, tanpa ambiguitas mengenai belahan bumi mana yang merupakan konteksnya, adalah "titik balik Juni" dan "titik balik Desember", mengacu pada bulan di mana hal ini terjadi setiap tahun.[1]
Kata solstice berasal dari bahasa Latin sol ("matahari") dan sistere ("berhenti"), karena pada titik balik matahari, deklinasi Matahari tampak "berhenti"; yaitu, pergerakan musiman gerak semu harian Matahari (seperti yang terlihat dari Bumi) berhenti di batas utara atau selatan sebelum berbalik arah.
Galeri
Lihat pula
- Titik balik Juni
- Titik balik Desember
- Ekuinoks
- Belahan Bumi Utara
- Belahan Bumi Selatan
- Belahan Bumi Timur
- Belahan Bumi Barat
- Musim
- Khatulistiwa
- Garis Balik Utara
- Garis Balik Selatan
- Lingkar Arktik
- Lingkar Antartika
Referensi
- ↑ The Summer and Winter Solstices. Scholastic. 2017.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22507234 (2022-12-28T22:00:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.