Torit

Torit, (Th,U)SiO4, adalah sebuah nesosilikat langka dari torium yang mengkristal dalam sistem tetragonal dan isomorf dengan zirkon dan hafnon. Mineral tersebut adalah mineral torium paling umum dan hampir selalu sangat radioaktif. Dinamai pada 1829 untuk merefleksikan konten toriumnya. Torit ditemukan pada 1828 di pulau Løvøya, Norwegia,oleh vikaris dan mineralogis, Hans Morten Thrane Esmark, yang mengirim spesimen pertama dari mineral hitam ini kepada ayahnya, Jens Esmark, yang adalah seorang profesor mineralogi dan geologi.[1][2][3]
Pranala luar
Referensi
- ↑ M. Berzelius. Thorite, a new mineral, and thorina, a new earth. Philosophical Magazine. 1829. Vol. 6 (35). hlm. 392–393. doi:10.1080/14786442908675174.
- ↑ J. J. Berzelius. Untersuchung eines neuen Minerals und einer darin enthaltenen zuvor unbekannten Erde. Annalen der Physik und Chemie. 1829. Vol. 92 (7). hlm. 385–415. doi:10.1002/andp.18290920702.
- ↑ J.L. Marshall. Rediscovery of the Elements- Thorium-Løvøya, Langesundsfjord, Norway. The Hexagon. 2001. Vol. 93. hlm. 70–73.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26588275 (2024-12-01T09:31:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.