Lompat ke isi

Ubisoft

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Ubisoft logo

Ubisoft Entertainment S.A. (; [1] ) adalah sebuah perusahaan permainan video yang berpusat di Rennes, Prancis. Perusahaan tersebut telah membuka cabang dengan jumlah 25 studio di 17 negara dan anak perusahaannya di 26 negara.[2] Ubisoft juga merupakan perusahaan permainan video terbesar keempat di dunia pada 2009.

Sejarah

Lima bersaudara dari keluarga Guillemot mendirikan Ubisoft sebagai penerbit permainan komputer pada Maret 1986 di Prancis.[3] Yves Guillemot membuat penawaran dengan Electronic Arts, Sierra Entertainment, dan MicroPose untuk mendistribusikan permainan mereka di Prancis. Pada akhir dekade, Ubisoft memulai perluasan pada pasar lainnya, termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, dan Jerman.[4]

Awal tahun 1990-an, Ubisoft berinisiatif dalam program pengembangan permainan dalam rumah yang ketika pada tahun 1994 mereka membuka sebuah studio di Montreuil, Prancis, yang nantinya menjadi kantor pusat mereka. Ubisoft menjadi perusahaan dagang publik pada 1996 dan meneruskan perluasan kantor secara global, yaitu membuka lokasi di Shanghai dan Montreal.

Pada 2000, Ubisoft mengakuisisi Red Storm Entertainment.[5]

Pada Februari 2001, mereka mengakuisisi Blue Byte Software.[6]

Pada Maret 2001, Grup Gores Technology menjual divisi hiburan The Learning Company (yang termasuk beberapa permainan yang diterbitkan oleh Brøderbund Software, Mattel, Mindscape, dan Strategic Simulations, Inc.) kepada mereka. Penjualan tersebut termasuk hak properti intelektual, yakni seri Myst dan Prince of Persia.[7]

Pada Oktober 2001, mereka mengakuisisi Gamebusters dan memindahkan kantor mereka ke Jerman.[8]

Pada Maret 2005, Ubisoft mengakuisisi bagian dari MC2-Microïds (Microïds Kanada) dan mengintergrasikan ke Ubisoft Montreal.[9]

Pada Juli 2006, Ubisoft juga membeli hak waralaba Driver dari Atari dengan biaya €19 juta (US$24 juta) dalam pembiayaan untuk waralaba, hak teknologi, dan banyak aset. Tambahannya, Ubisoft tidak mengakuisisi studionya, pengembang Driver, Reflections Interactive menjadi bagian dari Ubisoft. Sebagai hasilnya, Reflections Interactive telah berganti nama menjadi Ubisoft Reflections.

Pada 11 April 2007, Ubisoft telah mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi pengembang permainan asal Jerman Sunflowers,[10] yang diikuti oleh akuisisi perusahaan permainan asal Jepang, Digital Kids pada November.[11]

Pada 10 November 2008, Ubisoft mengakuisisi Massive Entertainment dari Activision.[12]

Pada 2009, Ubisoft mengakuisisi domain ImagineTown.com dari S. J. Crowley, seorang penulis, ilustrator, mantan penggambar dari Walt Disney, dan pencipta seri The Ghostniks Haunted Adventure.

Studio

Beroperasi

Tidak beroperasi

Seri permainan

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. How To Pronounce… "Ubisoft" (The Official Explanation). MTV Networks. 17 September 2007.
  2. At a glance. Ubisoft. 2009-04.
  3. "Games, Games and More Games" article from Start magazine volume 3 issue 8, March 1989; retrieved from Atarimagazines.com
  4. History. Ubisoft.
  5. Ubi Soft Acquires Red Storm Entertainment. Blue's News. 29 Agustus 2000.
  6. Jennifer Ho. Ubi Soft acquires Blue Byte Software. Gamespot. 9 Februari 2001.
  7. Ubi Soft Acquires The Learning Company's Entertainment Division. GameZone. 7 Maret 2001.
  8. History for Ubisoft Entertainment SA. MobyGames.
  9. Ubisoft Montreal enters into an agreement to acquire Microids Canada's development operations. Ubisoft. 2 Maret 2005.
  10. Ubisoft Acquires SunFlowers, Anno Franchise. Gamasutra. 11 April 2007.
  11. Ubisoft Buys Japanese Studio. GameTab. 5 November 2007.
  12. Ubisoft acquires the assets of Massive Entertainment. Ubisoft. 10 November 2008.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28834367 (2026-01-15T10:03:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.