Lompat ke isi

Umur alam semesta

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:WMAP 2012.png
WMAP 2012

Umur alam semesta adalah waktu yang dihitung dari mulai terjadinya Ledakan Besar. Umur alam semesta diperkirakan 13,75 ± 0.11 miliar tahun.[1][2] (4.339 ± 0.035 ×1017 detik) dalam model Lambda-CDM.[3] Angka ketidakpastian 0.11 miliar tahun merupakan kesepakatan beberapa peneliti dalam beberapa proyek seperti pengukuran radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis. Pengukuran radiasi kosmik memberi waktu pendinginan alam semesta setelah kejadian Ledakan Besar,[4] dan pengukuran pergeseran merah alam semesta dapat digunakan untuk menghitung mundur umur alam semesta.

Referensi

  1. N. Jarosik et al. Seven-year Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) Observations: Sky Maps, Systematic Errors, and Basic Results. "The Astrophysical Journal Supplement Series". 2011. Vol. 192. hlm. 14. doi:10.1088/0067-0049/192/2/14.
  2. Short scale usage, i.e., 13.75 thousand million.
  3. N. Jarosik et al. Seven-year Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) Observations: Sky Maps, Systematic Errors, and Basic Results. "The Astrophysical Journal Supplement Series". 2011. Vol. 192. hlm. 14. doi:10.1088/0067-0049/192/2/14.
  4. Cosmic Microwave Background Radiation. History of Cosmology. British Broadcasting Co. UK.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27606089 (2025-07-28T03:26:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.