Lompat ke isi

Uranil karbonat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:ICSD CollCode87760c.png
ICSD CollCode87760c

Uranil karbonat mengacu pada senyawa anorganik dengan rumus UO2CO3. Juga dikenal dengan nama mineralnya ruterfordin, bahan ini terdiri dari uranil (UO22+) dan karbonat (CO32-). Seperti kebanyakan garam uranil, senyawanya adalah polimer, setiap pusat uranium(VI) terikat pada delapan atom O.[1] Produk hidrolisis ruterfordin juga ditemukan dalam mineral dan fraksi organik batu bara dan abu terbangnya dan merupakan komponen utama uranium dalam air rembesan tailing tambang.[2]

Uranil karbonat sebagai kelas bahan

Banyak uranil karbonat eksis, ruterfordin menjadi stoikiometri paling sederhana. Sebagian besar komponen tambahan uranil karbonat meliputi air serta beragam anion dan kation.[3]

Metode umum untuk memekatkan uranium dari larutan menggunakan larutan uranil karbonat, yang dilewatkan melalui alas resin di mana ion kompleks dipindahkan ke resin melalui pertukaran ion dengan ion negatif seperti klorida. Setelah penumpukan kompleks uranium pada resin, uranium dielusi dengan larutan garam dan uranium diendapkan dalam proses lain.

Mineral uranil karbonat

Uranil karbonat meliputi:

  • Andersonit (natrium kalsium uranil karbonat terhidrasi)
  • Astrosianit-(Ce) (tembaga serium neodimium lantanum praseodimium samarium kalsium itrium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Bayleyit (magnesium uranil karbonat terhidrasi)
  • Bijvoetit-(Y) (itrium disprosium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Fontanit (kalsium uranil karbonat terhidrasi)
  • Grimselit (kalium natrium uranil karbonat terhidrasi)
  • Joliotit (uranil karbonat terhidrasi)
  • Liebigit (kalsium uranil karbonat terhidrasi)
  • Mckelveyit-(Y) (barium natrium kalsium uranium itrium karbonat terhidrasi)
  • Metazelerit (kalsium uranil karbonat terhidrasi)
  • Rabitit (kalsium magnesium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Roubaultit (tembaga uranil karbonat oksida hidroksida)
  • Ruterfordin (uranil karbonat)
  • Schröckingerit (natrium kalsium uranil sulfat karbonat fluorida terhidrasi)
  • Shabait (tembaga serium neodimium lantanum praseodimium samarium kalsium itrium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Sharpit (kalsium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Swartzit (kalsium magnesium uranil karbonat terhidrasi)
  • Voglit (kalsium tembaga uranil karbonat terhidrasi)
  • Wyartit (kalsium uranil karbonat hidroksida terhidrasi)
  • Widenmanit (timbal uranil karbonat)
  • Zelerit (kalsium uranil karbonat terhidrasi)
  • Znukalit (kalsium seng uranil karbonat hidroksida terhidrasi)

Referensi

  1. Finch R J, Cooper M A, Hawthorne F C and Ewing R C. Refinement of the Crystal Structure of Rutherfordine. Can. Mineral. 1999. Vol. 37. hlm. 929–38.
  2. M. Ivanovich. Uranium-series radionuclides in fluids and solids, Milk River aquifer, Alberta, Canada. Applied Geochemistry. 1991. Vol. 6 (4). hlm. 405–418. doi:10.1016/0883-2927(91)90040-V.
  3. Samer Amayri. Spectroscopic Characterization of Alkaline Earth Uranyl Carbonates. Journal of Solid State Chemistry. 2005. Vol. 178 (2). hlm. 567–577. doi:10.1016/j.jssc.2004.07.050.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29593539 (2026-08-17T21:32:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.