Verichip
Verichip adalah badan administrasi makanan dan obat-obatan yang pertama kali menyetujui penanaman mikrocip radio frekuensi pengidentifikasi. Mikrochip ini dipasarkan oleh VeriChip Corporation, mikrochip adalah perluasan dari Applied Digital Solutions. Verichip menerima persetujuan dari United States FDA pada tahun 2004. Ukuran mkrochip ini dua kali panjang butir beras. Alat ini ditanamkan di atas trisep. Apabila chip ini diamati dengan frekuensi yang sesuai (memakai verichip reader), maka verichip ini akan merespon dengan 16 nomor digit yang unik yang kemudian bisa dihubungkan dengan informasi tentang pengguna berdasarkan database untuk pemeriksaan identitas seperti data kesehatan dan kegunaan lainnya. Prodesur untuk menanamkannya dlakukan dengan menggunakan obat bius lokal di rumah sakit, dan saat chip sudah masuk, chip tidak akan terlihat oleh mata telanjang. tetapi, karena chip tersebut bisa digunakan untuk identifikasi data oleh pihak ketiga akhirnya memunculkan banyak kontroversi dan debat.
Destron Fearing, pelengkap Applied Digital Solutions, pada awalnya mengembangkan teknologi untuk verichip. Pada permulaan tahun 2007, Verichip Corporation membuat Xmark, identitas perusahaan untuk sebuah produk kesehatan.
Kontroversi
Privacy
di Bidang Advokasi telah memprotes verichip, bahaya akan potensi kejahatan dan melaporkan chip ini sebagai "spychips," dan itu digunakan oleh pemerintah bisa mengakibatkan hilangnya kebebasan rakyat dan akan membuatnya lebih mudah disalahgunakan. Di antara Negara komunis dan diktator hal itu terlihat sangat nyata tetapi tindakan seperti itu dibenarkan di United States, terbukti ketika program CIA COINTELPRO terungkap telah memata-matai aktivitas dari politikus elit dan kaum-kaum penentang. Ada juga kemungkinan bahwa informasi yang terdapat di dalam chip tersebut tidak hanya akan dimiliki oleh pemerintah, tapi akan dimiliki juga oleh pebisnis kaya, hal itu akan memberikan si pebisnis informasi yang banyak mengenai orang yang dipekerjakannya. Ditambah lagi, advokasi untum masalah privasi juga mengutarakan bahwa informasi yang terdapat di dalam chip bisa dicuri dengan mudah, jadi menyimpan data pribadi jenis apapun di dalamnya akan berisiko kecurian identitas. Sehubungan chip tersebut hanya memiliki 16 digit pengenal elektronik, nomor unik tersebut digunakan hanya untuk tujuan mengakses data kesehatan prbadi dalam password, database terlindung. Namun perusahaan yang membuat verichip mengklaim bahwa chip tersebut tidak akan memuat informasi apapun di atas 16 nomor digit.
Keamanan
Siapapun yang menguasai alat pembaca verichip bisa membaca data yang ada dalam diri seseorang dan verichip tidak mempunyai fungsi untuk membatasi orang-orang yang bisa melihat data tersebut. Microchip tersebut bisa dibaca dengan mendekatkan verichip reder ke lokasi chip tersebut ditanam. Database yang terhubung dengan alat ini hanya memuat informasi kesehatan, tidak ada informasi financial atau social security number, informasi itu sendiri nantinya akan dikontrol dan diarahkan oleh pemilik chip.
Risiko kesehatan
Berdasarkan wired news online dan assosiasi pers, ditemukan beberapa artikel penelitian dalam sepuluh tahun terakhir yang menemukan koneksi antara chip dan kemungkinan kanker melalui uji coba chip ini kepada hewan.
Ekonomi dunia
Verichip yang ditanamkan di dalam tubuh manusia akan membawa suatu trend terbaru yakni Global Cashless Society. Institusi keuangan dunia akan segera mengumumkan Global Cashless Society setelah penyebaran chips ini merata. Sistem keuangan yang diterima di dunia sekarang ini akan segera terganti oleh teknologi microchips dan mata uang elektronik.
Pranala luar
- Verichip Corporation
- Spychips.com: VeriChip in immigration debate - press release
- Spychips.com: U.S. Employees injected with VeriChips - press release
- Spychips.com: “VeriChip RFID Implant Hacked!”
- Antichips.com website
- Zombiewire RFID News Site
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28880002 (2026-01-22T09:45:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.