Lompat ke isi

Virusoid

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Virusoid adalah RNA untai tunggal berbentuk cincin yang bergantung pada virus untuk melakukan replikasi dan enkapsidasi. Genom virusoid terdiri atas beberapa ratus (nukleotida) (200–400) dan tidak mengode protein apa pun.

Virusoid pada dasarnya merupakan viroid yang terbungkus oleh protein mantel dari virus penolong. Dengan demikian, mereka serupa dengan viroid dalam mekanisme replikasinya (replikasi lingkar bergulir) dan dalam ketiadaan gen, tetapi berbeda karena viroid tidak memiliki selubung protein. Baik virusoid maupun beberapa viroid diketahui mengandung riboenzim palu (hammerhead ribozyme).

Meskipun dipelajari dalam bidang virologi, virusoid digolongkan sebagai partikel subviral dan bukan sebagai virus sejati. Karena bergantung pada virus penolong, mereka diklasifikasikan sebagai satelit. Dalam taksonomi virologi, virusoid tercatat sebagai Satelit/Satelit asam nukleat/Subkelompok 3: Satelit RNA melingkar.

Definisi

Bergantung pada apakah definisi yang digunakan bersifat longgar atau ketat, istilah virusoid kadang mencakup pula Virus Hepatitis D (HDV). Seperti virusoid pada tumbuhan, HDV memiliki RNA untai tunggal berbentuk cincin dan memerlukan bantuan virus hepatitis B sebagai virus penolong untuk membentuk virion. Namun, virion HDV memiliki ukuran genom yang jauh lebih besar (~1700 nt) serta mampu mengode protein. HDV juga tidak menunjukkan kesamaan urutan dengan kelompok virusoid tumbuhan.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28395679 (2025-11-10T06:10:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.