Lompat ke isi

Xiaoman

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Xiaoman (pīnyīn: xiǎomǎn) atau bahasa Jepang: shōman () adalah posisi Matahari ke-8 dalam pembagian satu tahun menjadi 24 posisi Matahari menurut kalender tradisional Asia Timur. Lixia dimulai ketika Matahari mencapai bujur langit 60° dan berakhir ketika Matahari mencapai bujur langit 75°. Istilah xiaoman biasanya dipakai untuk menyebut hari ketika Matahari berada tepat di bujur langit 60°. Menurut kalender Gregorian, xiaoman biasanya dimulai sekitar 21 Mei dan berakhir sekitar 5 Juni (6 Juni di Asia Timur).

Ladang gandum mulai menguning di Jepang. Petani merasa lega bulir gandum mulai berisi, sehingga disebut shōman (sedikit puas).[1] Pohon dan rumput banyak mendapat sinar Matahari, dan sedang tumbuh dengan subur. Di Jepang bagian barat, hujan pertama yang mengawali musim hujan Asia Timur mulai tiba.[2] Petani menanam padi di sawah, dan bunga iris jepang mulai mekar.

Referensi

  1. . 日本文化いろは事典.
  2. 24節気と72候. 雛美術館 仁德.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18449468 (2021-05-31T02:14:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.