Lompat ke isi

Pemanggangan (metalurgi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Reverberatory furnace for tin ores roasting

Dalam metalurgi, pemanggangan () adalah proses pengolahan bijih yang melibatkan pemanasan bijih tersebut di udara. Padatan bijih akan bereaksi dengan udara pada suhu tinggi.[1] Umumnya, reaksi yang dilakukan adalah oksidasi logam sulfida menjadi logam oksida dan sulfur dioksida,[2] misalnya:

2 Cu2S + 3 O2 → 2 Cu2O + 2 SO2[3]
2 ZnS + 3 O2 → 2 ZnO + 2 SO2[4]

Bijih yang diproses dengan cara ini di antaranya tembaga (Cu), seng (Zn) dan timbal (Pb). Oksida yang dihasilkan akan diproses lebih lanjut. Reaksi ini biasanya dilakukan diatas suhu 500 °C agar memiliki laju reaksi yang cukup, tetapi di bawah titik leleh seluruh padatan yang terlibat (baik sulfida maupun oksida).[5]

Referensi

  1. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Erlangga. Vol. Jilid 2. hlm. 207. ISBN 978-979-688-268-7.
  2. Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.
  3. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Erlangga. Vol. Jilid 2. hlm. 207. ISBN 978-979-688-268-7.
  4. Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.
  5. Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23335776 (2023-04-28T12:54:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.