Lompat ke isi

Kalium klorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.06 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Potassium chloride

Kalium klorida (singkatan: KCl; ) adalah senyawa garam alkali tanah dengan halida yang terbentuk dari unsur kalium dan klor. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa asin di lidah, serupa garam dapur.

Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia,[1] sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi.

Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit.

Pembuatan

Kalium klorida diekstrak dari mineral silvit, karnalit, dan potas. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari air laut.

Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari pelarutan, flotasi, atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan asam nitrat melalui reaksi kalium nitrat dan asam klorida.

Pranala luar

Referensi

  1. Potassium Fertilizers (Penn State Agronomy Guide). Penn State Agronomy Guide (Penn State Extension).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29514932 (2026-08-02T06:54:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.