Halida
Halida adalah senyawa biner, di mana salah satu bagiannya adalah salah satu atom halogen dan bagian lainnya adalah elemen lainnya atau radikal yang mempunyai tingkat keelektronegatifan lebih kecil daripada atom halogen, untuk membentuk senyawa fluorida, klorida, bromida, iodida, atau astatin. Kebanyakan garam merupakan halida. Semua logam pada elemen grup 1 akan membentuk halida yang berbentuk padatan putih dalam suhu ruangan.
Ion halida adalah atom hidrogen yang mengikat muatan negatif. Anion halida contohnya fluorida (F−), klorida (Cl−), bromida (Br−), iodida (I−) dan astatin (At−). Semua ion ini terdapat pada garam halida ion.
Tes
Senyawa halida seperti KCl, KBr dan KI dites menggunakan larutan perak nitrat, AgNO3. Senyawa halogen ini akan bereaksi dengan Ag+ dan membentuk endapan, dengan warna yang tergantung dari halogennya:
Untuk senyawa organik yang mengandung halida, maka digunakan tes Beilstein.
Senyawa
Beberapa contoh senyawa halida:
- natrium klorida (NaCl)
- kalium klorida (KCl)
- kalium iodida (KI)
- litium klorida (LiCl)
- tembaga(II) klorida (CuCl2)
- perak klorida (AgCl)
- klorin fluorida (ClF)
- organohalida
- Bromometana (CH3Br)
- Iodoform (CHI3)
Lihat juga
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26758152 (2025-01-05T22:19:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.