Lompat ke isi

Teknik kebutuhan perangkat lunak: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29461782; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Teknik kebutuhan perangkat lunak''' ('''requirements engineering''') atau sering juga disebut analisis kebutuhan perangkat lunak ([[Bahasa Inggris]]: ''requirements analysis'') mencakup kegiatan dalam menentukan kebutuhan-kebutuhan atau kondisi yang harus dipenuhi untuk suatu produk baru atau yang akan diganti, dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya konflik kebutuhan dari berbagai macam ''stakeholder''.
'''Teknik kebutuhan perangkat lunak''' ('''requirements engineering''') atau sering juga disebut analisis kebutuhan perangkat lunak ([[Bahasa Inggris]]: ''requirements analysis'') mencakup kegiatan dalam menentukan kebutuhan-kebutuhan atau kondisi yang harus dipenuhi untuk suatu produk baru atau yang akan diganti, dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya konflik kebutuhan dari berbagai macam ''stakeholder''.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/31 31], 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref>


Analisis kebutuhan mempunyai peran penting dalam kesuksesan suatu [[proyek perangkat lunak]]. Kebutuhan harus terdokumentasi, dapat ditindaklanjuti (''actionable''), dapat diukur (''measureable''), dapat diuji, memiliki kaitan dengan kebutuhan dan peluang bisnis, serta memiliki tingkat kerincian yang cukup untuk [[perancangan sistem]]. Kebutuhan perangkat lunak dapat berupa [[Kebutuhan fungsional perangkat lunak|kebutuhan fungsional]] dan [[Kebutuhan non-fungsional perangkat lunak|non-fungsional]].
Analisis kebutuhan mempunyai peran penting dalam kesuksesan suatu [[proyek perangkat lunak]]. Kebutuhan harus terdokumentasi, dapat ditindaklanjuti (''actionable''), dapat diukur (''measureable''), dapat diuji, memiliki kaitan dengan kebutuhan dan peluang bisnis, serta memiliki tingkat kerincian yang cukup untuk [[perancangan sistem]]. Kebutuhan perangkat lunak dapat berupa [[Kebutuhan fungsional perangkat lunak|kebutuhan fungsional]] dan [[Kebutuhan non-fungsional perangkat lunak|non-fungsional]].


== Tahap ==
== Tahap ==
Teknik kebutuhan perangkat lunak meliputi 3 buah tahap, yakni, elicitation (pengumpulan informasi), specification (spesifikasi), dan validation (validasi).
Teknik kebutuhan perangkat lunak meliputi 3 buah tahap, yakni, elicitation (pengumpulan informasi), specification (spesifikasi), dan validation (validasi).<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/31 31], 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref>


{| class="wikitable"
|-
!Tahap!! Keterangan!!Metode
|-
| Elicitation (pengumpulan informasi) || Bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai [[problem domain]], kesulitan-kesulitan klien dan user, serta apa yang sistem ingin lakukan untuk mereka.||
* Wawancara
* Kuesioner
* Skenario
* Prototyping
|-
| Specification (spesifikasi)||Informasi dari proses elicitation dianalisis dan direkam menggunakan teknik modeling dramatis dan tekstual untuk menunjukkan masalah dan solusi yang diajukan.||
* Spesifikasi formal
* Protoyping
|-
| Validation (validasi) || Mengecek kebutuhan yang telah direkam apakah telah berkaitan dengan tujuan stakeholder terhadap sistem.||
* Wawancara
* Teknik kombinasi dari elicitation
* [[Inspeksi Fagan]]
* Prototyping
|}


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 
[[en:Requirements analysis#Requirements engineering]]
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknik+kebutuhan+perangkat+lunak&oldid=29461782 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29461782 (2026-07-15T12:40:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknik+kebutuhan+perangkat+lunak&oldid=29461782 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29461782 (2026-07-15T12:40:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.13

Teknik kebutuhan perangkat lunak (requirements engineering) atau sering juga disebut analisis kebutuhan perangkat lunak (Bahasa Inggris: requirements analysis) mencakup kegiatan dalam menentukan kebutuhan-kebutuhan atau kondisi yang harus dipenuhi untuk suatu produk baru atau yang akan diganti, dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya konflik kebutuhan dari berbagai macam stakeholder.[1]

Analisis kebutuhan mempunyai peran penting dalam kesuksesan suatu proyek perangkat lunak. Kebutuhan harus terdokumentasi, dapat ditindaklanjuti (actionable), dapat diukur (measureable), dapat diuji, memiliki kaitan dengan kebutuhan dan peluang bisnis, serta memiliki tingkat kerincian yang cukup untuk perancangan sistem. Kebutuhan perangkat lunak dapat berupa kebutuhan fungsional dan non-fungsional.

Tahap

Teknik kebutuhan perangkat lunak meliputi 3 buah tahap, yakni, elicitation (pengumpulan informasi), specification (spesifikasi), dan validation (validasi).[2]

Tahap Keterangan Metode
Elicitation (pengumpulan informasi) Bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai problem domain, kesulitan-kesulitan klien dan user, serta apa yang sistem ingin lakukan untuk mereka.
  • Wawancara
  • Kuesioner
  • Skenario
  • Prototyping
Specification (spesifikasi) Informasi dari proses elicitation dianalisis dan direkam menggunakan teknik modeling dramatis dan tekstual untuk menunjukkan masalah dan solusi yang diajukan.
  • Spesifikasi formal
  • Protoyping
Validation (validasi) Mengecek kebutuhan yang telah direkam apakah telah berkaitan dengan tujuan stakeholder terhadap sistem.
  • Wawancara
  • Teknik kombinasi dari elicitation
  • Inspeksi Fagan
  • Prototyping

Referensi

  1. Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 31, 269. ISBN 0-07-709544-8.
  2. Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 31, 269. ISBN 0-07-709544-8.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29461782 (2026-07-15T12:40:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.