Lompat ke isi

Masalah induksi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23378945; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Masalah induksi''' adalah pertanyaan [[filsafat|filosofis]] mengenai apakah [[induksi|penalaran induktif]] akan membawa kita ke [[pengetahuan]] dalam arti filosofis klasik, karena masalah ini berpusat kepada kurangnya justifikasi dalam:
'''Masalah induksi''' adalah pertanyaan [[filsafat|filosofis]] mengenai apakah [[induksi|penalaran induktif]] akan membawa kita ke [[pengetahuan]] dalam arti filosofis klasik,<ref>Vickers, John, [http://plato.stanford.edu/entries/induction-problem/#CanIndJus "Can induction be justified?"], The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Fall 2011 Edition), Edward N. Zalta (ed.)</ref> karena masalah ini berpusat kepada kurangnya justifikasi dalam:
# Menggeneralisasi properti kelas objek yang didasarkan dari pengamatan beberapa benda dari kelas tersebut (misalnya, pernyataan bahwa "semua angsa yang terlihat berwarna hitam, dan maka semua angsa hitam" sebelum penemuan [[angsa hitam]]), atau
# Menggeneralisasi properti kelas objek yang didasarkan dari pengamatan beberapa benda dari kelas tersebut (misalnya, pernyataan bahwa "semua angsa yang terlihat berwarna hitam, dan maka semua angsa hitam" sebelum penemuan [[angsa hitam]]), atau
# Menduga bahwa serangkaian peristiwa pada masa depan akan terjadi sama seperti pada masa lalu (misalnya keberlangsungan [[hukum fisika]]). Hume menyebutnya [[Prinsip Keseragaman Alam]].
# Menduga bahwa serangkaian peristiwa pada masa depan akan terjadi sama seperti pada masa lalu (misalnya keberlangsungan [[hukum fisika]]). Hume menyebutnya [[Prinsip Keseragaman Alam]].<ref>David Hume. ''An Enquiry Concerning Human Understanding''. EBook #9662: Most recently updated in October 16, 2007. Footnote 19.</ref>


Masalah ini mempertanyakan semua klaim [[empiris]] dalam kehidupan sehari-hari dan [[sains]] dan maka dari itu [[C. D. Broad]] menyatakan bahwa "induksi adalah kejayaan bagi sains dan skandal bagi filsafat." Meskipun masalah ini sudah dikemukakan dalam filsafat kuno [[Pironisme]], [[David Hume]] mengemukakannya pada abad ke-18, dengan tanggapan yang paling penting diungkapkan oleh [[Karl Popper]] dua abad kemudian.
Masalah ini mempertanyakan semua klaim [[empiris]] dalam kehidupan sehari-hari dan [[sains]] dan maka dari itu [[C. D. Broad]] menyatakan bahwa "induksi adalah kejayaan bagi sains dan skandal bagi filsafat." Meskipun masalah ini sudah dikemukakan dalam filsafat kuno [[Pironisme]], [[David Hume]] mengemukakannya pada abad ke-18, dengan tanggapan yang paling penting diungkapkan oleh [[Karl Popper]] dua abad kemudian.
== Catatan kaki ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  
*
*  
*
*  
* [https://web.archive.org/web/20091027125334/http://www.geocities.com/ResearchTriangle/Facility/4118/dcs/hume/hume.html Probability and Hume's Inductive Scepticism] (1973) by [[David Stove]]
* [https://web.archive.org/web/20091027125334/http://www.geocities.com/ResearchTriangle/Facility/4118/dcs/hume/hume.html Probability and Hume's Inductive Scepticism] (1973) by [[David Stove]]
* [http://www.utilitarian.net/singer/by/19740502.htm Discovering Karl Popper]  by [[Peter Singer]]
* [http://www.utilitarian.net/singer/by/19740502.htm Discovering Karl Popper]  by [[Peter Singer]]
* [http://www.dspace.cam.ac.uk/bitstream/1810/3475/5/InauguralText.html The Warrant of Induction] by [[D. H. Mellor]]
* [http://www.dspace.cam.ac.uk/bitstream/1810/3475/5/InauguralText.html The Warrant of Induction] by [[D. H. Mellor]]
* [http://journal.ilovephilosophy.com/Article/Hume-s-Problem-of-Induction/47 Hume and the Problem of Induction]
* [http://journal.ilovephilosophy.com/Article/Hume-s-Problem-of-Induction/47 Hume and the Problem of Induction]  
* [http://www.proginosko.com/docs/induction.html Secular Responses to the Problem of Induction], by James N. Anderson
* [http://www.proginosko.com/docs/induction.html Secular Responses to the Problem of Induction], by James N. Anderson


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Masalah+induksi&oldid=23378945 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23378945 (2023-05-03T17:08:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Masalah+induksi&oldid=23378945 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23378945 (2023-05-03T17:08:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 18.01

Masalah induksi adalah pertanyaan filosofis mengenai apakah penalaran induktif akan membawa kita ke pengetahuan dalam arti filosofis klasik,[1] karena masalah ini berpusat kepada kurangnya justifikasi dalam:

  1. Menggeneralisasi properti kelas objek yang didasarkan dari pengamatan beberapa benda dari kelas tersebut (misalnya, pernyataan bahwa "semua angsa yang terlihat berwarna hitam, dan maka semua angsa hitam" sebelum penemuan angsa hitam), atau
  2. Menduga bahwa serangkaian peristiwa pada masa depan akan terjadi sama seperti pada masa lalu (misalnya keberlangsungan hukum fisika). Hume menyebutnya Prinsip Keseragaman Alam.[2]

Masalah ini mempertanyakan semua klaim empiris dalam kehidupan sehari-hari dan sains dan maka dari itu C. D. Broad menyatakan bahwa "induksi adalah kejayaan bagi sains dan skandal bagi filsafat." Meskipun masalah ini sudah dikemukakan dalam filsafat kuno Pironisme, David Hume mengemukakannya pada abad ke-18, dengan tanggapan yang paling penting diungkapkan oleh Karl Popper dua abad kemudian.

Pranala luar

Referensi

  1. Vickers, John, "Can induction be justified?", The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Fall 2011 Edition), Edward N. Zalta (ed.)
  2. David Hume. An Enquiry Concerning Human Understanding. EBook #9662: Most recently updated in October 16, 2007. Footnote 19.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23378945 (2023-05-03T17:08:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.