Lompat ke isi

Lubang cacing: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25404673; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Wormhole-demo.png|thumb|right|280px|Visualisasi 2 dimensi dari lubang cacing]]
Dalam [[fisika]] dan [[fiksi]], '''lubang cacing''' adalah jalan pintas melalui [[ruang]] dan [[waktu]]. Hingga sekarang masih belum diketahui apakah lubang cacing terbentuk secara alami. Jika lubang cacing benar ada, untuk membuat lubang cacing tetap terbuka, sejenis materi akan dibutuhkan. Jika tidak, lubang cacing akan hilang dengan sangat cepat setelah terbentuk. Jika digambarkan melalui bidang datar, seperti kertas yang dilipat, lubang cacing membengkokan bidang tersebut, sehingga kedua ujung akan saling bertemu (seperti pada gambar).
Dalam [[fisika]] dan [[fiksi]], '''lubang cacing''' adalah jalan pintas melalui [[ruang]] dan [[waktu]]. Hingga sekarang masih belum diketahui apakah lubang cacing terbentuk secara alami. Jika lubang cacing benar ada, untuk membuat lubang cacing tetap terbuka, sejenis materi akan dibutuhkan. Jika tidak, lubang cacing akan hilang dengan sangat cepat setelah terbentuk. Jika digambarkan melalui bidang datar, seperti kertas yang dilipat, lubang cacing membengkokan bidang tersebut, sehingga kedua ujung akan saling bertemu (seperti pada gambar).


Baris 4: Baris 6:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.scientificamerican.com/article.cfm?id=follow-up-what-exactly-is What exactly is a 'wormhole'?] answered by Richard F. Holman, William A. Hiscock and Matt Visser.
* [http://www.scientificamerican.com/article.cfm?id=follow-up-what-exactly-is What exactly is a 'wormhole'?] answered by Richard F. Holman, William A. Hiscock and Matt Visser.
* [http://www.mcs.vuw.ac.nz/~visser/general.shtml#why-wormholes Why wormholes?] by Matt Visser.
* [http://www.mcs.vuw.ac.nz/~visser/general.shtml#why-wormholes Why wormholes?] by Matt Visser.
Baris 15: Baris 16:
* [http://www.spacetimetravel.org/wurmlochflug/wurmlochflug.html animation that simulates traversing a wormhole]
* [http://www.spacetimetravel.org/wurmlochflug/wurmlochflug.html animation that simulates traversing a wormhole]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lubang+cacing&oldid=25404673 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25404673 (2024-03-07T04:12:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lubang+cacing&oldid=25404673 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25404673 (2024-03-07T04:12:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.22

Visualisasi 2 dimensi dari lubang cacing

Dalam fisika dan fiksi, lubang cacing adalah jalan pintas melalui ruang dan waktu. Hingga sekarang masih belum diketahui apakah lubang cacing terbentuk secara alami. Jika lubang cacing benar ada, untuk membuat lubang cacing tetap terbuka, sejenis materi akan dibutuhkan. Jika tidak, lubang cacing akan hilang dengan sangat cepat setelah terbentuk. Jika digambarkan melalui bidang datar, seperti kertas yang dilipat, lubang cacing membengkokan bidang tersebut, sehingga kedua ujung akan saling bertemu (seperti pada gambar).

Istilah lubang cacing pertama kali digunakan oleh John Archibald Wheeler tahun 1957. Namun, pada tahun 1921, matematikawan Jerman Hermann Weyl telah mengusulkan teori lubang cacing.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25404673 (2024-03-07T04:12:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.