Satuan Dobson: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28463076; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Min_ozone.jpg|thumb|right|280px|Min ozone]] | |||
Satuan Dobson didefinisikan sebagai ketebalan (dalam satuan 10 µm) lapisan gas murni yang akan dibentuk oleh jumlah kolom total pada STP. Hal ini terkadang dirujuk sebagai 'mili-atmo-centimeter.' Sebuah jumlah kolom yang khas sebesar 300 DU pada ozon atmosfer karenanya dapat membentuk suatu lapisan gas murni setebal 3 mm pada permukaan Bumi jika suhu dan tekanannya berada dalam STP. Satuan Dobson dinamai dari [[Gordon Dobson]], seorang peneliti dari [[Universitas Oxford]] yang pada tahun 1920-an membangun instrumen pertama untuk mengukur ozon total dari dasar, menggunakan [[monokromator]] prisma ganda untuk mengukur perbedaan [[absorpsi]] pada pita [[radiasi]] [[ultraviolet]] [[matahari]] yang berbeda terhadap lapisan ozon. Instrumen ini, disebut [[spektrofotometer ozon Dobson]], telah membentuk tulang punggung dari jaringan global untuk memantau ozon atmosfer dan merupakan sumber penemuan lubang ozon [[Antartika]] pada tahun 1984. | '''Satuan Dobson''' (; '''DU''') adalah suatu [[satuan ukur]] bagi jumlah [[gas]] jejak dalam suatu kolom vertikal melalui [[atmosfer Bumi]]. Satuan ini berasal, dan utamanya terus digunakan dalam kaitannya dengan, atmosfer [[ozon]], yang jumlah kolom totalnya, biasanya disebut "ozon total", dan terkadang "kelimpahan kolom", didominasi oleh konsentrasi ozon yang tinggi di [[lapisan ozon]] [[stratosfer]]. Satu satuan Dobson sama dengan jumlah molekul ozon yang diperlukan untuk membuat lapisan murni ozon dengan tebal 0.01 [[milimeter]] pada STP—[[suhu dan tekanan standar]].<ref>[https://ozonewatch.gsfc.nasa.gov/facts/dobson.html Ozone Hole Watch: Facts About Dobson Units].</ref> | ||
Satuan Dobson didefinisikan sebagai ketebalan (dalam satuan 10 µm) lapisan gas murni yang akan dibentuk oleh jumlah kolom total pada STP.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Satuan+Dobson&oldid=28463076 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Hal ini terkadang dirujuk sebagai 'mili-atmo-centimeter.' Sebuah jumlah kolom yang khas sebesar 300 DU pada ozon atmosfer karenanya dapat membentuk suatu lapisan gas murni setebal 3 mm pada permukaan Bumi jika suhu dan tekanannya berada dalam STP. Satuan Dobson dinamai dari [[Gordon Dobson]], seorang peneliti dari [[Universitas Oxford]] yang pada tahun 1920-an membangun instrumen pertama untuk mengukur ozon total dari dasar, menggunakan [[monokromator]] prisma ganda untuk mengukur perbedaan [[absorpsi]] pada pita [[radiasi]] [[ultraviolet]] [[matahari]] yang berbeda terhadap lapisan ozon. Instrumen ini, disebut [[spektrofotometer ozon Dobson]], telah membentuk tulang punggung dari jaringan global untuk memantau ozon atmosfer<ref>Johannes Staehelin. [https://public.wmo.int/en/bulletin/global-atmospheric-ozone-monitoring Global atmospheric ozone monitoring]. ''WMO Bulletin''. 2008. Vol. 57 (1).</ref> dan merupakan sumber penemuan lubang ozon [[Antartika]] pada tahun 1984.<ref>J. C. Farman. [http://www.nature.com/nature/journal/v315/n6016/abs/315207a0.html Large losses of total ozone in Antarctica reveal seasonal ClO x /NO x interaction]. ''Nature''. 1985. Vol. 315 (16 Mei 1985). hlm. 207–210. doi:10.1038/315207a0.</ref> | |||
== Hubungan dengan satuan SI == | == Hubungan dengan satuan SI == | ||
Satuan Dobson bukan merupakan bagian dari [[Sistem Satuan Internasional]] SI. Untuk mengatasi kekurangan ini, sebuah studi singkat pada tahun 1982 memeriksa sejumlah satuan alternatif berbasis SI yang cocok untuk jumlah kolom tidak hanya ozon tetapi juga gas apa pun di atmosfer [[planet]] dan mengusulkan penggunaan satuan [[mol]] per [[meter persegi]] untuk semua kasus. Contohnya berkisar dari gas jejak [[Bumi]] pada tingkat mikro mol per meter persegi hingga [[karbon dioksida]] [[Venus]] pada mega mol per meter persegi: | Satuan Dobson bukan merupakan bagian dari [[Sistem Satuan Internasional]] SI. Untuk mengatasi kekurangan ini, sebuah studi singkat pada tahun 1982<ref>Reid E. Basher. [http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/qj.49710845611/full Units For Column Amounts of Ozone and Other Atmospheric Gases]. ''Quart. J. Royal Met. Soc''. 1982. Vol. 108 (456). hlm. 460–462.</ref> memeriksa sejumlah satuan alternatif berbasis SI yang cocok untuk jumlah kolom tidak hanya ozon tetapi juga gas apa pun di atmosfer [[planet]] dan mengusulkan penggunaan satuan [[mol]] per [[meter persegi]] untuk semua kasus. Contohnya berkisar dari gas jejak [[Bumi]] pada tingkat mikro mol per meter persegi hingga [[karbon dioksida]] [[Venus]] pada mega mol per meter persegi: | ||
* Satu [[mol]] m<sup>−2</sup> kira-kira sebanding dengan 2,241 DU. | * Satu [[mol]] m<sup>−2</sup> kira-kira sebanding dengan 2,241 DU. | ||
| Baris 12: | Baris 14: | ||
Nilai-nilai khas dari ozon total di atmosfer Bumi dengan mudah diwakili dalam [[mol|milimol]] per meter persegi (mmol m<sup>−2</sup>). | Nilai-nilai khas dari ozon total di atmosfer Bumi dengan mudah diwakili dalam [[mol|milimol]] per meter persegi (mmol m<sup>−2</sup>). | ||
Pemeriksaan selanjutnya pada tahun 1995 mengenai satuan untuk digunakan dalam kimia atmosfer oleh Komisi Kimia Atmosfer, bagian dari [[International Union of Pure and Applied Chemistry]] (IUPAC), tidak menganjurkan penggunaan nama dan simbol khusus untuk satuan yang bukan bagian dari SI dan bukan merupakan produk turunan satuan pokok SI. Meski merujuk pada artikel tahun 1982 tersebut selaras dengan pandangan bahwa satuan Dobson akhirnya harus diganti oleh satuan SI yang sesuai dan bahwa satuan mmol m<sup>−2</sup> adalah pilihan yang paling nyaman dan paling tidak rumit. Hal ini menyatakan harapan bahwa satuan ini pada akhirnya akan menggantikan satuan Dobson. Namun, pada Maret 2017, terdapat sedikit bukti bahwa hal ini telah terjadi; misalnya satuan Dobson masih digunakan oleh NASA dan oleh Pusat Data Radiasi Ultraviolet dan Ozon Dunia dalam melaporkan jumlah ozon total mereka. | Pemeriksaan selanjutnya pada tahun 1995<ref>S. E. Schwartz. [http://www.iupac.org/publications/pac/67/8/1377/ Units for use in atmospheric chemistry]. ''Pure Appl. Chem''. 1995. Vol. 67 (8-9). hlm. 1377–1406. doi:10.1351/pac199567081377.</ref> mengenai satuan untuk digunakan dalam kimia atmosfer oleh Komisi Kimia Atmosfer, bagian dari [[International Union of Pure and Applied Chemistry]] (IUPAC), tidak menganjurkan penggunaan nama dan simbol khusus untuk satuan yang bukan bagian dari SI dan bukan merupakan produk turunan satuan pokok SI. Meski merujuk pada artikel tahun 1982 tersebut selaras dengan pandangan bahwa satuan Dobson akhirnya harus diganti oleh satuan SI yang sesuai dan bahwa satuan mmol m<sup>−2</sup> adalah pilihan yang paling nyaman dan paling tidak rumit. Hal ini menyatakan harapan bahwa satuan ini pada akhirnya akan menggantikan satuan Dobson. Namun, pada Maret 2017, terdapat sedikit bukti bahwa hal ini telah terjadi; misalnya satuan Dobson masih digunakan oleh NASA<ref>[https://ozonewatch.gsfc.nasa.gov sumber]. ''Ozone Hole Watch''.</ref> dan oleh Pusat Data Radiasi Ultraviolet dan Ozon Dunia<ref>[http://woudc.org/home.php sumber]. ''WOUDC''.</ref> dalam melaporkan jumlah ozon total mereka. | ||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
=== Ozon === | === Ozon === | ||
[[Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat|NASA]] menggunakan nilai dasar 220 DU untuk ozon. Nilai ini dipilih sebagai titik awal untuk pengamatan [[Penipisan ozon|lubang ozon]] di Antarktika, karena nilai yang kurang dari 220 satuan Dobson tidak ditemukan sebelum 1979. Juga, dari pengukuran langsung di atas Antarktika, tingkat kolom ozon kurang dari 220 satuan Dobson adalah hasil dari hilangnya ozon dari senyawa [[klorin]] dan [[bromin]]. | [[Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat|NASA]] menggunakan nilai dasar 220 DU untuk ozon. Nilai ini dipilih sebagai titik awal untuk pengamatan [[Penipisan ozon|lubang ozon]] di Antarktika, karena nilai yang kurang dari 220 satuan Dobson tidak ditemukan sebelum 1979. Juga, dari pengukuran langsung di atas Antarktika, tingkat kolom ozon kurang dari 220 satuan Dobson adalah hasil dari hilangnya ozon dari senyawa [[klorin]] dan [[bromin]].<ref>[http://ozonewatch.gsfc.nasa.gov/ Ozone Hole Watch]. NASA.</ref> | ||
=== Belerang dioksida === | === Belerang dioksida === | ||
| Baris 23: | Baris 24: | ||
== Penurunan == | == Penurunan == | ||
Satuan Dobson berasal dari [[hukum gas ideal]], yaitu: | Satuan Dobson berasal dari [[hukum gas ideal]], yaitu: | ||
| Baris 55: | Baris 55: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Penipisan ozon]] | * [[Penipisan ozon]] | ||
* [[Kimia atmosfer]] | * [[Kimia atmosfer]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Satuan+Dobson&oldid=28463076 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28463076 (2025-11-13T13:57:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.21

Satuan Dobson (; DU) adalah suatu satuan ukur bagi jumlah gas jejak dalam suatu kolom vertikal melalui atmosfer Bumi. Satuan ini berasal, dan utamanya terus digunakan dalam kaitannya dengan, atmosfer ozon, yang jumlah kolom totalnya, biasanya disebut "ozon total", dan terkadang "kelimpahan kolom", didominasi oleh konsentrasi ozon yang tinggi di lapisan ozon stratosfer. Satu satuan Dobson sama dengan jumlah molekul ozon yang diperlukan untuk membuat lapisan murni ozon dengan tebal 0.01 milimeter pada STP—suhu dan tekanan standar.[1]
Satuan Dobson didefinisikan sebagai ketebalan (dalam satuan 10 µm) lapisan gas murni yang akan dibentuk oleh jumlah kolom total pada STP.[2] Hal ini terkadang dirujuk sebagai 'mili-atmo-centimeter.' Sebuah jumlah kolom yang khas sebesar 300 DU pada ozon atmosfer karenanya dapat membentuk suatu lapisan gas murni setebal 3 mm pada permukaan Bumi jika suhu dan tekanannya berada dalam STP. Satuan Dobson dinamai dari Gordon Dobson, seorang peneliti dari Universitas Oxford yang pada tahun 1920-an membangun instrumen pertama untuk mengukur ozon total dari dasar, menggunakan monokromator prisma ganda untuk mengukur perbedaan absorpsi pada pita radiasi ultraviolet matahari yang berbeda terhadap lapisan ozon. Instrumen ini, disebut spektrofotometer ozon Dobson, telah membentuk tulang punggung dari jaringan global untuk memantau ozon atmosfer[3] dan merupakan sumber penemuan lubang ozon Antartika pada tahun 1984.[4]
Hubungan dengan satuan SI
Satuan Dobson bukan merupakan bagian dari Sistem Satuan Internasional SI. Untuk mengatasi kekurangan ini, sebuah studi singkat pada tahun 1982[5] memeriksa sejumlah satuan alternatif berbasis SI yang cocok untuk jumlah kolom tidak hanya ozon tetapi juga gas apa pun di atmosfer planet dan mengusulkan penggunaan satuan mol per meter persegi untuk semua kasus. Contohnya berkisar dari gas jejak Bumi pada tingkat mikro mol per meter persegi hingga karbon dioksida Venus pada mega mol per meter persegi:
- Satu mol m−2 kira-kira sebanding dengan 2,241 DU.
- Satu DU sebanding dengan 0.4462 mmol m−2.
- Satu DU juga sebanding dengan 2.687×1020 molekul per meter persegi.
Nilai-nilai khas dari ozon total di atmosfer Bumi dengan mudah diwakili dalam milimol per meter persegi (mmol m−2).
Pemeriksaan selanjutnya pada tahun 1995[6] mengenai satuan untuk digunakan dalam kimia atmosfer oleh Komisi Kimia Atmosfer, bagian dari International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), tidak menganjurkan penggunaan nama dan simbol khusus untuk satuan yang bukan bagian dari SI dan bukan merupakan produk turunan satuan pokok SI. Meski merujuk pada artikel tahun 1982 tersebut selaras dengan pandangan bahwa satuan Dobson akhirnya harus diganti oleh satuan SI yang sesuai dan bahwa satuan mmol m−2 adalah pilihan yang paling nyaman dan paling tidak rumit. Hal ini menyatakan harapan bahwa satuan ini pada akhirnya akan menggantikan satuan Dobson. Namun, pada Maret 2017, terdapat sedikit bukti bahwa hal ini telah terjadi; misalnya satuan Dobson masih digunakan oleh NASA[7] dan oleh Pusat Data Radiasi Ultraviolet dan Ozon Dunia[8] dalam melaporkan jumlah ozon total mereka.
Aplikasi
Ozon
NASA menggunakan nilai dasar 220 DU untuk ozon. Nilai ini dipilih sebagai titik awal untuk pengamatan lubang ozon di Antarktika, karena nilai yang kurang dari 220 satuan Dobson tidak ditemukan sebelum 1979. Juga, dari pengukuran langsung di atas Antarktika, tingkat kolom ozon kurang dari 220 satuan Dobson adalah hasil dari hilangnya ozon dari senyawa klorin dan bromin.[9]
Belerang dioksida
Selain itu, satuan Dobson sering digunakan untuk menggambarkan kepadatan kolom total belerang dioksida, yang terjadi di atmosfer dalam jumlah kecil karena pembakaran bahan bakar fosil, dari proses biologis yang melepaskan dimetil sulfida, atau oleh pembakaran alami seperti kebakaran hutan. Sejumlah besar sulfur dioksida dapat juga dilepaskan ke atmosfer sebagai akibat dari letusan gunung berapi. Satuan Dobson digunakan untuk menggambarkan jumlah total kolom belerang dioksida karena muncul pada hari-hari awal pengindraan jauh ozon pada instrumen satelit ultraviolet (seperti TOMS).
Penurunan
Satuan Dobson berasal dari hukum gas ideal, yaitu:
di mana P dan V adalah tekanan dan volume, berturut-turut, serta n, R dan T adalah jumlah mol gas, konstanta gas (8.314 J/mol K), dan T adalah suhu dalam Kelvin (K).
Jumlah kerapatan udara adalah jumlah molekul atau atom per satuan volume:
dan ketika persamaan diatas dimasukkan ke dalam persamaan hukum gas nyata, jumlah kerapatan udara ditemukan dengan menggunakan tekanan, suhu dan konstanta gas nyata.
Jumlah kerapatan (molekul/volume) udara pada suhu dan tekanan standar (T = 273K dan P = 101325 Pa) menggunakan persamaan ini, adalah:
Dengan sejumlah satuan konversi dari Joule ke Pascal, persamaan bagi molekul/volume adalah
Satu satuan Dobson adalah jumlah total dari suatu gas jejak per satuan luas. Dalam ilmu atmosfer, hal ini dirujuk sebagai kerapatan kolom. Bagaimana, tetapi, dapat beralih dari satuan molekul per meter kubik, suatu volume, menjadi molekul per centimeter persegi, suatu luas? Hal ini harus dilakukan dengan integrasi. Untuk mendapatkan kerapatan kolom, harus mengintegrasikan total kolom dengan ketinggiannya. Menurut definisi satuan Dobson, diperoleh bahwa 1 DU = 0.01 mm gas jejak ketika dimampatkan hingga permukaan laut pada suhu dan tekanan standar. Jadi jika mengintegrasikan jumlah kepadatan udara dari 0 hingga 0.01 mm, maka diperoleh jumlah kerapatan yang sebanding dengan 1 DU:
Dan karenanya dihasilkan nilai dari 1 DU, yaitu 2.69×1020 molekul per meter persegi.
Lihat pula
Referensi
- ↑ Ozone Hole Watch: Facts About Dobson Units.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Johannes Staehelin. Global atmospheric ozone monitoring. WMO Bulletin. 2008. Vol. 57 (1).
- ↑ J. C. Farman. Large losses of total ozone in Antarctica reveal seasonal ClO x /NO x interaction. Nature. 1985. Vol. 315 (16 Mei 1985). hlm. 207–210. doi:10.1038/315207a0.
- ↑ Reid E. Basher. Units For Column Amounts of Ozone and Other Atmospheric Gases. Quart. J. Royal Met. Soc. 1982. Vol. 108 (456). hlm. 460–462.
- ↑ S. E. Schwartz. Units for use in atmospheric chemistry. Pure Appl. Chem. 1995. Vol. 67 (8-9). hlm. 1377–1406. doi:10.1351/pac199567081377.
- ↑ sumber. Ozone Hole Watch.
- ↑ sumber. WOUDC.
- ↑ Ozone Hole Watch. NASA.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28463076 (2025-11-13T13:57:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.