Lompat ke isi

Aliran gelap: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28424165; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[astrofisika]], '''Aliran gelap''' adalah istilah yang menggambarkan kemungkinan komponen non-acak dari kecepatan aneh [[gugus galaksi]]. Pergerakan adalah signifikan yang ditemukan pada posisi gugus galaksi dalam peta [[Anisotropis|anisotropi]] suhu [[Gelombang mikro kosmik|Gelombang Mikro Kosmik]] (CMB) yang tersaring. Pergerakan yang dirilis dalam data [[WMAP]] adalah, 1) sama-sama konsisten, 2) secara kasar selaras dengan dipol CMB demua langit, 3) berkorelasi dengan [[luminositas]] [[sinar-X]] gugus galaksi.
[[File:WMAP_2012.png|thumb|right|280px|WMAP 2012]]
 
Dalam [[astrofisika]], '''Aliran gelap''' adalah istilah yang menggambarkan kemungkinan komponen non-acak dari kecepatan aneh [[gugus galaksi]]. Pergerakan adalah signifikan yang ditemukan pada posisi gugus galaksi dalam peta [[Anisotropis|anisotropi]] suhu [[Gelombang mikro kosmik|Gelombang Mikro Kosmik]] (CMB) yang tersaring. Pergerakan yang dirilis dalam data [[WMAP]] adalah, 1) sama-sama konsisten, 2) secara kasar selaras dengan dipol CMB demua langit, 3) berkorelasi dengan [[luminositas]] [[sinar-X]] gugus galaksi.<ref>F. Atrio-Barandela. [http://dx.doi.org/10.1088/0004-637x/810/2/143 PROBING THE DARK FLOW SIGNAL INWMAP9 -YEAR ANDPLANCKCOSMIC MICROWAVE BACKGROUND MAPS]. ''The Astrophysical Journal''. 2015-09-09. Vol. 810 (2). hlm. 143. doi:10.1088/0004-637x/810/2/143.</ref>


== Penemuan ==
== Penemuan ==
Para ilmuwan menemukan aliran tersebut pada tahun 2000-an dengan mempelajari struktur terbesar di [[kosmos]]: [[gugus galaksi]] raksasa. Gugus ini adalah konglomerasi dari sekitar [[atom]] dan [[galaksi]], serta gas yang sangat panas dan memancarkan [[sinar-X]]. Gerakan misterius ini tidak dapat dijelaskan oleh model diatribusi massa di alam semssta saat ini. Jadi peneliti membuat saran kontroversial bahwa gugus tersebut ditarik oleh [[gravitasi]] materi di luar alam semesta yang diketahui.<ref>John Roach. [https://www.nationalgeographic.com/news/2010/3/100322-dark-flow-matter-outside-universe-multiverse/ New Proof Unknown "Structures" Tug at Our Universe]. ''www.nationalgeographic.com''.</ref> Dengan mengamati interaksi sinar-X dengan latar belakang gelombang mikro kosmik (CMB), yang meninggalkan radiasi dari [[Big Bang]], para ilmuwan dapat mempelajari pergerakan gugus.<ref>[https://www.space.com/amp/5878-mysterious-dark-flow-discovered-space.html Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space]. ''www.space.com''.</ref>


Para ilmuwan menemukan aliran tersebut pada tahun 2000-an dengan mempelajari struktur terbesar di [[kosmos]]: [[gugus galaksi]] raksasa. Gugus ini adalah konglomerasi dari sekitar [[atom]] dan [[galaksi]], serta gas yang sangat panas dan memancarkan [[sinar-X]]. Gerakan misterius ini tidak dapat dijelaskan oleh model diatribusi massa di alam semssta saat ini. Jadi peneliti membuat saran kontroversial bahwa gugus tersebut ditarik oleh [[gravitasi]] materi di luar alam semesta yang diketahui. Dengan mengamati interaksi sinar-X dengan latar belakang gelombang mikro kosmik (CMB), yang meninggalkan radiasi dari [[Big Bang]], para ilmuwan dapat mempelajari pergerakan gugus.
[[Foton]] hamburan sinar-X di CMB, menggeser suhunya dalam efek yang dikenal sebagai efek kinematik [[Sunyaev-Zel'dovich]] (SZ). Efek ini belum pernah diamati sebagai hasil dari gugus galaksi sebelumnya, tetapi tim peneliti yang dipimpin oleh [[Alexander Kashlinsky]], astrofisikawan di [[Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard]] [[NASA]] di [[Greenbelt, Maryland]], menemukannya ketika mereka mempelajari katalog besar 700 gugus, mencapai keluar hingga 6 miliar tahun cahaya. Mereka membandingkan katalog ini dengan peta CMB yang diambil oleh [[Wilkinson Microwave Anisotropy Probe]] (WMAP) NASA.<ref>[https://www.space.com/amp/5878-mysterious-dark-flow-discovered-space.html Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space]. ''www.space.com''.</ref> Teori tentang CMB pada dasarnya mengatakan bahwa gelombang mikro harus seragam (dengan kata lain, gelombang mikro harus terlihat sama ke manapun arahnya), dan bahwa gelombang tersebut harus melewati gugus galaksi yang dapat diprediksi (dengan perubahan suhu yang diprediksi) - berdasarkan apakah galaksi bergerak relatif terhadap cahaya latar belakang.<ref>[https://futurism.com/dark-flow Dark Flow: A Mysterious Force From Outside of our Local Universe]. ''Futurism''.</ref> Satelit WMAP NASA mengukur suhu cahaya purba ini, mengungkapkan fluktuasi kepadatan materi di alam semesta awal.<ref>Maggie Mckee. [https://www.newscientist.com/article/dn23340-blow-for-dark-flow-in-plancks-new-view-of-the-cosmos/ Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos]. ''New Scientist''.</ref>


[[Foton]] hamburan sinar-X di CMB, menggeser suhunya dalam efek yang dikenal sebagai efek kinematik [[Sunyaev-Zel'dovich]] (SZ). Efek ini belum pernah diamati sebagai hasil dari gugus galaksi sebelumnya, tetapi tim peneliti yang dipimpin oleh [[Alexander Kashlinsky]], astrofisikawan di [[Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard]] [[NASA]] di [[Greenbelt, Maryland]], menemukannya ketika mereka mempelajari katalog besar 700 gugus, mencapai keluar hingga 6 miliar tahun cahaya. Mereka membandingkan katalog ini dengan peta CMB yang diambil oleh [[Wilkinson Microwave Anisotropy Probe]] (WMAP) NASA. Teori tentang CMB pada dasarnya mengatakan bahwa gelombang mikro harus seragam (dengan kata lain, gelombang mikro harus terlihat sama ke manapun arahnya), dan bahwa gelombang tersebut harus melewati gugus galaksi yang dapat diprediksi (dengan perubahan suhu yang diprediksi) - berdasarkan apakah galaksi bergerak relatif terhadap cahaya latar belakang. Satelit WMAP NASA mengukur suhu cahaya purba ini, mengungkapkan fluktuasi kepadatan materi di alam semesta awal.
Kashlinsky menyebutnya gerakan kolektif ini sebagai "aliran gelap" dalam inti misteri kosmologis yang lebih dikenal: [[energi gelap]] dan [[materi gelap]]. Gas pemancar sinar-X panas di gugus galaksi menyebarkan foton dari latar belakang gelombang mikro kosmik. Gugus tidak secara tepat mengikuti [[perluasan ruang]], sehingga [[panjang gelombang]] [[cahaya]] yang tersebar dapat berubah secara nyata ketika foton dari gas [[Ionisasi|terionisasi]] yang bergerak melalui [[ruang angkasa]], sehingga gerakan individu masing-masing gugus. Mereka menemukan bahwa gugus tersebut bergerak menuju ke bidang langit 20 derajat, hampir 2 juta Mph (3,2 juta Kph) menuju wilayah di langit antara rasi bintang [[Centaurus (rasi bintang)|Centaurus]] dan [[Vela]]. Gerakan ini berbeda dengan [[Perluasan alam semesta|perluasan luar alam semesta]] (yang dipercepat oleh gaya yang disebut [[energi gelap]]).<ref>[https://www.space.com/amp/5878-mysterious-dark-flow-discovered-space.html Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space]. ''www.space.com''.</ref><ref>Maggie Mckee. [https://www.newscientist.com/article/dn23340-blow-for-dark-flow-in-plancks-new-view-of-the-cosmos/ Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos]. ''New Scientist''.</ref> Lebih jauh lagi , tren bukanlah kebetulan statistik; daripada kelompok yang mundur ke kecepatan dan distribusi normal, tren ini terus bertahan di seluruh [[ruang antargalaksi]]. Terlebih lagi, gerakan ini konstan hingga 1 miliar tahun cahaya.<ref>[https://futurism.com/dark-flow Dark Flow: A Mysterious Force From Outside of our Local Universe]. ''Futurism''.</ref><ref>[https://phys.org/news/2008-09-scientists-cosmic-dark-billions-years.html Scientists detect cosmic 'dark flow' across billions of light years]. ''phys.org''.</ref>
 
Kashlinsky menyebutnya gerakan kolektif ini sebagai "aliran gelap" dalam inti misteri kosmologis yang lebih dikenal: [[energi gelap]] dan [[materi gelap]]. Gas pemancar sinar-X panas di gugus galaksi menyebarkan foton dari latar belakang gelombang mikro kosmik. Gugus tidak secara tepat mengikuti [[perluasan ruang]], sehingga [[panjang gelombang]] [[cahaya]] yang tersebar dapat berubah secara nyata ketika foton dari gas [[Ionisasi|terionisasi]] yang bergerak melalui [[ruang angkasa]], sehingga gerakan individu masing-masing gugus. Mereka menemukan bahwa gugus tersebut bergerak menuju ke bidang langit 20 derajat, hampir 2 juta Mph (3,2 juta Kph) menuju wilayah di langit antara rasi bintang [[Centaurus (rasi bintang)|Centaurus]] dan [[Vela]]. Gerakan ini berbeda dengan [[Perluasan alam semesta|perluasan luar alam semesta]] (yang dipercepat oleh gaya yang disebut [[energi gelap]]). Lebih jauh lagi , tren bukanlah kebetulan statistik; daripada kelompok yang mundur ke kecepatan dan distribusi normal, tren ini terus bertahan di seluruh [[ruang antargalaksi]]. Terlebih lagi, gerakan ini konstan hingga 1 miliar tahun cahaya.


== Keberadaan dan lokasi ==
== Keberadaan dan lokasi ==
 
Pengukuran terbaru kecepatan  
 
khusus skala besar efek [[kinematik Sunyaev-Zel'dovich]] menggunakan data WMAP dan gugus terpilih sinar-X dari [[ROSAT]] telah mendeteksi aliran massal gugus pada ~ 600 - 1.000<sup>s-1</sup> pada skala ~ 0,5 - 1 [[Parsec|Gpc]], kira-kira sejajar dengan [[dipol]] [[Gelombang mikro kosmik|Geombang Mikro Kosmik]] (CMB).<ref>F. Atrio-Barandela. [http://arxiv.org/abs/1211.4345 Cosmic Microwave Background filters and the Dark-Flow measurement]. ''arXiv:1211.4345 [astro-ph]''. 2013-12-02.</ref> Ahli kosmologi memandang gelombang mikro sebagai [[kerangka acuan]] utama alam semesta. Pendeteksian pada [[pergeseran merah]] melalui [[Supernova tipe Ia|SN Ia]] tidak efektif.<ref>G. J. Mathews. [https://iopscience.iop.org/article/10.3847/0004-637X/827/1/60 DETECTABILITY OF COSMIC DARK FLOW IN THE TYPE IA SUPERNOVA REDSHIFT–DISTANCE RELATION]. ''The Astrophysical Journal''. 2016-08-08. Vol. 827 (1). hlm. 60. doi:10.3847/0004-637X/827/1/60.</ref> Para astronom mendeteksi aliran gelap dari gravitasi gravitasi masif yang menarik gugus galaksi, dan mungkin berada di luar [[cakrawala]] [[alam semesta teramati]]. Mungkin ada bagian alam semesta yang lebih jauh (keseluruhan [[alam semesta]] tidak diketahui pasti), tetapi cahaya tidak dapat dilihat dari yang dilakukan cahaya selama seluruh [[umur alam semesta]].<ref>[https://www.discovermagazine.com/the-sciences/mysterious-dark-flow-is-tugging-galaxies-beyond-the-universes-horizon Mysterious "Dark Flow" Is Tugging Galaxies Beyond the Universe's Horizon]. ''Discover Magazine''.</ref> Model [[Dentuman Besar]] yang menyertakan fitur yang disebut [[Inflasi]] menawarkan penjelasan yang mungkin untuk aliran tersebut.<ref>[https://www.universetoday.com/18497/scientists-detect-dark-flow-matter-from-beyond-the-visible-universe/ Scientists Detect "Dark Flow:" Matter From Beyond the Visible Universe]. ''Universe Today''. 2008-09-23.</ref>
Pengukuran terbaru kecepatan
khusus skala besar efek [[kinematik Sunyaev-Zel'dovich]] menggunakan data WMAP dan gugus terpilih sinar-X dari [[ROSAT]] telah mendeteksi aliran massal gugus pada ~ 600 - 1.000<sup>s-1</sup> pada skala ~ 0,5 - 1 [[Parsec|Gpc]], kira-kira sejajar dengan [[dipol]] [[Gelombang mikro kosmik|Geombang Mikro Kosmik]] (CMB). Ahli kosmologi memandang gelombang mikro sebagai [[kerangka acuan]] utama alam semesta. Pendeteksian pada [[pergeseran merah]] melalui [[Supernova tipe Ia|SN Ia]] tidak efektif. Para astronom mendeteksi aliran gelap dari gravitasi gravitasi masif yang menarik gugus galaksi, dan mungkin berada di luar [[cakrawala]] [[alam semesta teramati]]. Mungkin ada bagian alam semesta yang lebih jauh (keseluruhan [[alam semesta]] tidak diketahui pasti), tetapi cahaya tidak dapat dilihat dari yang dilakukan cahaya selama seluruh [[umur alam semesta]]. Model [[Dentuman Besar]] yang menyertakan fitur yang disebut [[Inflasi]] menawarkan penjelasan yang mungkin untuk aliran tersebut.


== Penyebab aliran gelap ==
== Penyebab aliran gelap ==
Baris 19: Baris 18:


=== Lubang hitam ===
=== Lubang hitam ===
Jika sejumlah besar gugus galaksi ini ditarik menuju [[lubang hitam]] kolosal, maka ia akan mengalami percepatan. Aliran gelap, bagaimanapun, menampilkan kecepatan konstan selama miliaran tahun cahaya.
Jika sejumlah besar gugus galaksi ini ditarik menuju [[lubang hitam]] kolosal, maka ia akan mengalami percepatan. Aliran gelap, bagaimanapun, menampilkan kecepatan konstan selama miliaran tahun cahaya.<ref>[https://www.guide-to-the-universe.com/dark-flow.html Dark Flow - evidence of another universe?]. ''Guide to the Universe''.</ref>


=== Megastruktur ===
=== Megastruktur ===
Salah satu kemungkinan bahwa ada sesuatu yang besar di luar sana, jauh lebih besar dari apapun yang ada di alam semesta yang dikenal. Kemungkinan gerakan aneh yang besar pada skala 10.000&nbsp;km s<sup>−1</sup>. Namun, morfologi di ruang [[pergeseran merah]] di [[gugus Centaurus]], ditambah dengan dengan kecepatan khusus yang diamati di wilayah ini, sangat menunjukkan bahwa struktur ini merupakan kontributor utama alirwn yang diamati. Raksasa seperti itu akan memaksakan semacam "kemiringan" pada alam semesta, menyebabkan [[materi]] bergerak ke satu arah tertentu - seperti yang ditunjukkan oleh pengamatan aliran gelap.
Salah satu kemungkinan bahwa ada sesuatu yang besar di luar sana, jauh lebih besar dari apapun yang ada di alam semesta yang dikenal. Kemungkinan gerakan aneh yang besar pada skala 10.000&nbsp;km s<sup>−1</sup>. Namun, morfologi di ruang [[pergeseran merah]] di [[gugus Centaurus]], ditambah dengan dengan kecepatan khusus yang diamati di wilayah ini, sangat menunjukkan bahwa struktur ini merupakan kontributor utama alirwn yang diamati.<ref>Gregory D. Bothun. [http://adsabs.harvard.edu/abs/1992ApJ...388..253B Peculiar velocities of field spiral galaxies near and beyond the Great Attractor]. ''The Astrophysical Journal''. 1992-04-01. Vol. 388. hlm. 253–267. doi:10.1086/171149.</ref> Raksasa seperti itu akan memaksakan semacam "kemiringan" pada alam semesta, menyebabkan [[materi]] bergerak ke satu arah tertentu - seperti yang ditunjukkan oleh pengamatan aliran gelap.


Namun, jika [[Struktur berskala besar alam semesta|megastruktur]] kosmis seperti itu benar-benar ada, mereka hanya menggantikan satu misteri dengan misteri lainnya. Salah satu fondasi kosmologi adalah [[prinsip Copernicus]], yang mengatakan bahwa tidak ada wilayah yang istimewa tentang wilayah alam semesta. Jadi, tidak megastruktur di luar.
Namun, jika [[Struktur berskala besar alam semesta|megastruktur]] kosmis seperti itu benar-benar ada, mereka hanya menggantikan satu misteri dengan misteri lainnya. Salah satu fondasi kosmologi adalah [[prinsip Copernicus]], yang mengatakan bahwa tidak ada wilayah yang istimewa tentang wilayah alam semesta. Jadi, tidak megastruktur di luar.<ref>[https://www.newscientist.com/article/mg20327246-000-13-more-things-dark-flow/ 13 more things: Dark flow]. ''New Scientist''.</ref>


=== Pengaruh alam semesta lain ===
=== Pengaruh alam semesta lain ===
Aliran ini menunjukkan bahwa entah bagaimana alam semesta menjadi miring, seolah-olah [[ruang waktu]] itu sendiri berperilaku seperti kemiringan dan materi meluncur. Ini bertentangan dengan model standar [[kosmologi]], yang mengatakan bahwa alam semesta semakin seragam pada skala yang lebih besar, sehingga tidak mungkin struktur yang cukup besar untuk menghasilkan kemiringan seperti itu terbentuk. Beberapa peneliti menyarankan bahwa, [[Multisemesta|alam semesta lain]] bisa menarik materi di alam semesta, menciptakan aliran. Teori ini menyatakan bahwa, tepat setelah [[Dentuman Besar]], sebelum [[Inflasi kosmik|inflasi alam semesta]] terjadi, ada semacam "busa kosmik" yang ada sebagai kumpulan "gelembung". Salah satu gelembung ini mengembang, akhirnya menjadi alam semesta yang ditinggali. Sementara gelembung lainnya adalah alam semesta lain yang menyebabkan gerakan ini. Tapi kelompok lain yang melihat data WMAP tidak mendeteksi mosi kontroversial tersebut.
Aliran ini menunjukkan bahwa entah bagaimana alam semesta menjadi miring, seolah-olah [[ruang waktu]] itu sendiri berperilaku seperti kemiringan dan materi meluncur. Ini bertentangan dengan model standar [[kosmologi]], yang mengatakan bahwa alam semesta semakin seragam pada skala yang lebih besar, sehingga tidak mungkin struktur yang cukup besar untuk menghasilkan kemiringan seperti itu terbentuk. Beberapa peneliti menyarankan bahwa, [[Multisemesta|alam semesta lain]] bisa menarik materi di alam semesta, menciptakan aliran. Teori ini menyatakan bahwa, tepat setelah [[Dentuman Besar]], sebelum [[Inflasi kosmik|inflasi alam semesta]] terjadi, ada semacam "busa kosmik" yang ada sebagai kumpulan "gelembung". Salah satu gelembung ini mengembang, akhirnya menjadi alam semesta yang ditinggali. Sementara gelembung lainnya adalah alam semesta lain yang menyebabkan gerakan ini.<ref>[https://www.guide-to-the-universe.com/dark-flow.html Dark Flow - evidence of another universe?]. ''Guide to the Universe''.</ref> Tapi kelompok lain yang melihat data WMAP tidak mendeteksi mosi kontroversial tersebut.<ref>Maggie Mckee. [https://www.newscientist.com/article/dn23340-blow-for-dark-flow-in-plancks-new-view-of-the-cosmos/ Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos]. ''New Scientist''.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 36: Baris 32:
* [[Supergugus Shapley]]
* [[Supergugus Shapley]]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aliran+gelap&oldid=28424165 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28424165 (2025-11-12T08:25:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aliran+gelap&oldid=28424165 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28424165 (2025-11-12T08:25:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 17.59

WMAP 2012

Dalam astrofisika, Aliran gelap adalah istilah yang menggambarkan kemungkinan komponen non-acak dari kecepatan aneh gugus galaksi. Pergerakan adalah signifikan yang ditemukan pada posisi gugus galaksi dalam peta anisotropi suhu Gelombang Mikro Kosmik (CMB) yang tersaring. Pergerakan yang dirilis dalam data WMAP adalah, 1) sama-sama konsisten, 2) secara kasar selaras dengan dipol CMB demua langit, 3) berkorelasi dengan luminositas sinar-X gugus galaksi.[1]

Penemuan

Para ilmuwan menemukan aliran tersebut pada tahun 2000-an dengan mempelajari struktur terbesar di kosmos: gugus galaksi raksasa. Gugus ini adalah konglomerasi dari sekitar atom dan galaksi, serta gas yang sangat panas dan memancarkan sinar-X. Gerakan misterius ini tidak dapat dijelaskan oleh model diatribusi massa di alam semssta saat ini. Jadi peneliti membuat saran kontroversial bahwa gugus tersebut ditarik oleh gravitasi materi di luar alam semesta yang diketahui.[2] Dengan mengamati interaksi sinar-X dengan latar belakang gelombang mikro kosmik (CMB), yang meninggalkan radiasi dari Big Bang, para ilmuwan dapat mempelajari pergerakan gugus.[3]

Foton hamburan sinar-X di CMB, menggeser suhunya dalam efek yang dikenal sebagai efek kinematik Sunyaev-Zel'dovich (SZ). Efek ini belum pernah diamati sebagai hasil dari gugus galaksi sebelumnya, tetapi tim peneliti yang dipimpin oleh Alexander Kashlinsky, astrofisikawan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, menemukannya ketika mereka mempelajari katalog besar 700 gugus, mencapai keluar hingga 6 miliar tahun cahaya. Mereka membandingkan katalog ini dengan peta CMB yang diambil oleh Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) NASA.[4] Teori tentang CMB pada dasarnya mengatakan bahwa gelombang mikro harus seragam (dengan kata lain, gelombang mikro harus terlihat sama ke manapun arahnya), dan bahwa gelombang tersebut harus melewati gugus galaksi yang dapat diprediksi (dengan perubahan suhu yang diprediksi) - berdasarkan apakah galaksi bergerak relatif terhadap cahaya latar belakang.[5] Satelit WMAP NASA mengukur suhu cahaya purba ini, mengungkapkan fluktuasi kepadatan materi di alam semesta awal.[6]

Kashlinsky menyebutnya gerakan kolektif ini sebagai "aliran gelap" dalam inti misteri kosmologis yang lebih dikenal: energi gelap dan materi gelap. Gas pemancar sinar-X panas di gugus galaksi menyebarkan foton dari latar belakang gelombang mikro kosmik. Gugus tidak secara tepat mengikuti perluasan ruang, sehingga panjang gelombang cahaya yang tersebar dapat berubah secara nyata ketika foton dari gas terionisasi yang bergerak melalui ruang angkasa, sehingga gerakan individu masing-masing gugus. Mereka menemukan bahwa gugus tersebut bergerak menuju ke bidang langit 20 derajat, hampir 2 juta Mph (3,2 juta Kph) menuju wilayah di langit antara rasi bintang Centaurus dan Vela. Gerakan ini berbeda dengan perluasan luar alam semesta (yang dipercepat oleh gaya yang disebut energi gelap).[7][8] Lebih jauh lagi , tren bukanlah kebetulan statistik; daripada kelompok yang mundur ke kecepatan dan distribusi normal, tren ini terus bertahan di seluruh ruang antargalaksi. Terlebih lagi, gerakan ini konstan hingga 1 miliar tahun cahaya.[9][10]

Keberadaan dan lokasi

Pengukuran terbaru kecepatan khusus skala besar efek kinematik Sunyaev-Zel'dovich menggunakan data WMAP dan gugus terpilih sinar-X dari ROSAT telah mendeteksi aliran massal gugus pada ~ 600 - 1.000s-1 pada skala ~ 0,5 - 1 Gpc, kira-kira sejajar dengan dipol Geombang Mikro Kosmik (CMB).[11] Ahli kosmologi memandang gelombang mikro sebagai kerangka acuan utama alam semesta. Pendeteksian pada pergeseran merah melalui SN Ia tidak efektif.[12] Para astronom mendeteksi aliran gelap dari gravitasi gravitasi masif yang menarik gugus galaksi, dan mungkin berada di luar cakrawala alam semesta teramati. Mungkin ada bagian alam semesta yang lebih jauh (keseluruhan alam semesta tidak diketahui pasti), tetapi cahaya tidak dapat dilihat dari yang dilakukan cahaya selama seluruh umur alam semesta.[13] Model Dentuman Besar yang menyertakan fitur yang disebut Inflasi menawarkan penjelasan yang mungkin untuk aliran tersebut.[14]

Penyebab aliran gelap

Aliran gelap sesuatu di luar batas alam semesta teramati. Faktanya, lokasinya diperkirakan berjarak setidaknya 46,5 miliar tahun cahaya.

Lubang hitam

Jika sejumlah besar gugus galaksi ini ditarik menuju lubang hitam kolosal, maka ia akan mengalami percepatan. Aliran gelap, bagaimanapun, menampilkan kecepatan konstan selama miliaran tahun cahaya.[15]

Megastruktur

Salah satu kemungkinan bahwa ada sesuatu yang besar di luar sana, jauh lebih besar dari apapun yang ada di alam semesta yang dikenal. Kemungkinan gerakan aneh yang besar pada skala 10.000 km s−1. Namun, morfologi di ruang pergeseran merah di gugus Centaurus, ditambah dengan dengan kecepatan khusus yang diamati di wilayah ini, sangat menunjukkan bahwa struktur ini merupakan kontributor utama alirwn yang diamati.[16] Raksasa seperti itu akan memaksakan semacam "kemiringan" pada alam semesta, menyebabkan materi bergerak ke satu arah tertentu - seperti yang ditunjukkan oleh pengamatan aliran gelap.

Namun, jika megastruktur kosmis seperti itu benar-benar ada, mereka hanya menggantikan satu misteri dengan misteri lainnya. Salah satu fondasi kosmologi adalah prinsip Copernicus, yang mengatakan bahwa tidak ada wilayah yang istimewa tentang wilayah alam semesta. Jadi, tidak megastruktur di luar.[17]

Pengaruh alam semesta lain

Aliran ini menunjukkan bahwa entah bagaimana alam semesta menjadi miring, seolah-olah ruang waktu itu sendiri berperilaku seperti kemiringan dan materi meluncur. Ini bertentangan dengan model standar kosmologi, yang mengatakan bahwa alam semesta semakin seragam pada skala yang lebih besar, sehingga tidak mungkin struktur yang cukup besar untuk menghasilkan kemiringan seperti itu terbentuk. Beberapa peneliti menyarankan bahwa, alam semesta lain bisa menarik materi di alam semesta, menciptakan aliran. Teori ini menyatakan bahwa, tepat setelah Dentuman Besar, sebelum inflasi alam semesta terjadi, ada semacam "busa kosmik" yang ada sebagai kumpulan "gelembung". Salah satu gelembung ini mengembang, akhirnya menjadi alam semesta yang ditinggali. Sementara gelembung lainnya adalah alam semesta lain yang menyebabkan gerakan ini.[18] Tapi kelompok lain yang melihat data WMAP tidak mendeteksi mosi kontroversial tersebut.[19]

Lihat pula

Referensi

  1. F. Atrio-Barandela. PROBING THE DARK FLOW SIGNAL INWMAP9 -YEAR ANDPLANCKCOSMIC MICROWAVE BACKGROUND MAPS. The Astrophysical Journal. 2015-09-09. Vol. 810 (2). hlm. 143. doi:10.1088/0004-637x/810/2/143.
  2. John Roach. New Proof Unknown "Structures" Tug at Our Universe. www.nationalgeographic.com.
  3. Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space. www.space.com.
  4. Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space. www.space.com.
  5. Dark Flow: A Mysterious Force From Outside of our Local Universe. Futurism.
  6. Maggie Mckee. Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos. New Scientist.
  7. Mysterious New 'Dark Flow' Discovered in Space Space. www.space.com.
  8. Maggie Mckee. Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos. New Scientist.
  9. Dark Flow: A Mysterious Force From Outside of our Local Universe. Futurism.
  10. Scientists detect cosmic 'dark flow' across billions of light years. phys.org.
  11. F. Atrio-Barandela. Cosmic Microwave Background filters and the Dark-Flow measurement. arXiv:1211.4345 [astro-ph]. 2013-12-02.
  12. G. J. Mathews. DETECTABILITY OF COSMIC DARK FLOW IN THE TYPE IA SUPERNOVA REDSHIFT–DISTANCE RELATION. The Astrophysical Journal. 2016-08-08. Vol. 827 (1). hlm. 60. doi:10.3847/0004-637X/827/1/60.
  13. Mysterious "Dark Flow" Is Tugging Galaxies Beyond the Universe's Horizon. Discover Magazine.
  14. Scientists Detect "Dark Flow:" Matter From Beyond the Visible Universe. Universe Today. 2008-09-23.
  15. Dark Flow - evidence of another universe?. Guide to the Universe.
  16. Gregory D. Bothun. Peculiar velocities of field spiral galaxies near and beyond the Great Attractor. The Astrophysical Journal. 1992-04-01. Vol. 388. hlm. 253–267. doi:10.1086/171149.
  17. 13 more things: Dark flow. New Scientist.
  18. Dark Flow - evidence of another universe?. Guide to the Universe.
  19. Maggie Mckee. Blow for 'dark flow' in Planck's new view of the cosmos. New Scientist.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28424165 (2025-11-12T08:25:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.